Para Senator yang diwawancarai dalam pertemuan ini mengatakan bahwa ini adalah perjamuan istimewa, atau silaturahmi sesama anak bangsa. Mereka juga bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dengan Sultan Hamengku Buwono 10 yang dianggap lebih Senior dan GKR Hemas yang dipandang sebagai Politisi Nasional berpengalaman.
Menu khas yang sangat nikmat dan suasana di Jogja yang ramai juga menjadi perbincangan. Bukan saja Prambanan Jazz yang tampil sabtu malam, tetapi juga bagaimana Jogja bisa mempertahankan nilai-nilai budaya tradisionalnya dengan bisa memadukan dengan teknologi modern. Ide tentang satu suro sebagai dimulainya masa yang baru sangat dicermati oleh Para Senator. Bagaimana memaknai nilai-nilai spiritual dan tingginya filosofi kebudayaan Indonesia.
Acara perjamuan dan ramah tamah berakhir sekitar pukul 17.00 WIB dengan para staf dan protokol membereskan keperluan para Senator. Polisi dan security sibuk mengatur jalan untuk memberikan keleluasaan bagi para senator mengambil langkah berikutnya.





