Alaku

Ketika Harapan Tak Sesuai dengan Kenyataan

Ketika Harapan Tak Sesuai dengan Kenyataan

Konsekuensi dari harapan yang tidak terpenuhi ini dapat termasuk konflik antar personal dan depresi. Orang yang terlalu berharap seringkali merasa bahwa orang lain tidak memahami atau menghargai usaha mereka, yang dapat mengarah pada ketegangan dalam hubungan sosial. Selain itu, kekecewaan berulang kali juga dapat berkontribusi pada perasaan depresi, yang dapat menjadi lebih mendalam seiring berjalannya waktu.

Exline mengakui bahwa tidak selalu mudah bagi individu dengan tingkat harapan yang tinggi untuk melihat diri mereka sendiri atau mengubah pola pikir mereka. Namun, dia percaya bahwa ada cara tertentu yang dapat membantu orang-orang dengan sifat ini.

Salah satu cara adalah dengan mempraktikkan kesadaran diri, yaitu kemampuan untuk mengenali dan memahami perasaan, pikiran, dan tindakan kita sendiri. Dengan memahami harapan yang kita miliki dan bagaimana harapan ini memengaruhi kesejahteraan kita, kita dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak negatifnya.

Harapan yang tinggi adalah sifat alami yang seringkali mendorong kita untuk meraih prestasi, tetapi terlalu banyak harapan yang tidak terpenuhi dapat mengganggu kesejahteraan kita dan hubungan dengan orang lain. Julie Exline, seorang profesor psikologi dari Case Western Reserve University, telah memberikan wawasan berharga tentang bagaimana mengatasi dampak negatif dari harapan yang tinggi dengan mengubah pola pikir kita.

Exline menjelaskan bahwa salah satu cara untuk mengatasi harapan yang tinggi adalah dengan mengkondisikan diri untuk berpikir tentang kebutuhan dan hak orang lain. Ini memungkinkan kita untuk lebih berempati dan merasakan apa yang orang lain layak dapatkan. Dengan demikian, kita dapat memahami bahwa orang lain juga memiliki kebutuhan dan aspirasi mereka sendiri.

Selanjutnya, Exline menekankan pentingnya kesediaan untuk mengakui kesalahan dan kelemahan diri sendiri. Ini adalah langkah penting untuk mengatasi sikap narsisme yang seringkali menyertainya. Dengan mengakui bahwa orang lain juga memiliki keunikan dan keistimewaan mereka sendiri, kita dapat mengubah pola pikir kita dari harapan yang tidak realistis menjadi rasa syukur.

“Mampu mengakui bahwa orang lain juga spesial, seperti dirinya sendiri, akan menolong seseorang mengubah pola pikir jadi salah satu bentuk bersyukur, alih-alih berharap lebih,” kata Exline.

 

Penulis : Affif Dwi As’ari

Editor : Affif Dwi As’ari

1 2 3 4 5

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan