Lebong – Penantian panjang warga Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong, akhirnya terjawab. Irigasi Air Buah yang selama ini menjadi sumber harapan bagi para petani di wilayah tersebut, dipastikan segera dibangun tahun ini oleh Pemerintah Kabupaten Lebong, Rabu (30/4/25).
Kepastian ini diperoleh setelah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR-Hub) melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan survei langsung ke lokasi calon pembangunan. Survei dipimpin oleh Plh Kepala Bidang SDA, Yudi Ismanto, ST, bersama Pjs Kepala Desa Ajai Siang, Heri Hadid, dan tim teknis.
Menurut Yudi, pembangunan irigasi Air Buah merupakan program prioritas Bupati Lebong H. Azhari dan Wakil Bupati Bambang ASB. “Jarak jaringan irigasi diperkirakan mencapai 3 kilometer dari sumber air ke pemukiman warga. Air Buah adalah sumber utama yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap Yudi.

Ia menambahkan, hasil survei akan segera dilaporkan ke pimpinan sebagai dasar penyusunan anggaran. “Yang jelas, irigasi Air Buah akan segera dibangun. Ini bukan sekadar proyek, tapi kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pjs Kades Ajai Siang, Heri Hadid, mengungkapkan bahwa aliran Air Buah sudah tidak sampai ke pemukiman warga sejak 2017. Akibatnya, masyarakat di Desa Ajai Siang, Talang Baru I, dan Talang Baru II mengalami kekeringan lahan sawah karena tidak ada sumber air lain.
“Ini kabar gembira yang sudah lama kami nantikan. Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Lebong atas komitmennya membangun irigasi ini,” ucap Heri.
Ia optimistis, dengan selesainya jaringan irigasi Air Buah, indeks pertanaman (IP) di Topos bisa meningkat dari 100 menjadi 200. “Kami berharap masyarakat nantinya menjaga dan merawat fasilitas ini dengan baik,” tutupnya.





