Alaku

BengkuluGubernur Bengkulu, Helmi Hasan, tampaknya benar-benar serius menepati janjinya. Soal penurunan pajak BBM, tak hanya sekadar ucapan saat kampanye, ia bahkan berencana menurunkan lebih besar dari yang pernah dijanjikan.

“Bukan 7,5 persen, tapi kita targetkan jadi 5 persen,” tegas Helmi, Kamis (22/5/2025).

Namun, keputusan ini tidak diambil gegabah. Helmi menekankan pentingnya kajian yuridis dan masukan dari para ahli sebelum kebijakan benar-benar dijalankan. “Pemerintah tidak bisa bimsalabim. Semua harus dikaji.”

Sikap ini bukan tiba-tiba. Helmi bahkan menjadi salah satu sosok yang keras menentang kenaikan pajak BBM hingga 10 persen oleh pemerintahan sebelumnya, yang dinilai memberatkan rakyat kecil. “Mereka beli BBM tiap hari, bukan setahun sekali. Beban itu nyata,” katanya.

Menariknya, awalnya ia hanya menargetkan angka 7,5 persen, setara dengan provinsi tetangga seperti Lampung dan Sumbar. Tapi kini, Helmi ingin Bengkulu berbeda, lebih berpihak ke rakyat.

Dan soal kekhawatiran berkurangnya pendapatan daerah? Helmi santai menanggapi, “Untuk bantu rakyat, kita yakin tidak akan rugi. Justru bisa jadi berkah.”

Apakah Helmi benar-benar akan menurunkan pajak BBM hingga 5 persen? Rakyat menanti realisasinya. Jika jadi, Bengkulu akan jadi salah satu provinsi dengan pajak BBM terendah di Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan