Infrastruktur Kota Bengkulu Dikebut, Rp200 Miliar Digelontorkan Tahun Ini
Bengkulu – Infrastruktur Kota Bengkulu menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Bengkulu pada tahun ini dengan pengalokasian anggaran mencapai Rp200 miliar untuk mempercepat pembangunan di sembilan kecamatan. Di bawah kepemimpinan Wali...
BengkuluBengkulu – Infrastruktur Kota Bengkulu menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Bengkulu pada tahun ini dengan pengalokasian anggaran mencapai Rp200 miliar untuk mempercepat pembangunan di sembilan kecamatan.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, percepatan Infrastruktur Kota Bengkulu difokuskan pada perbaikan jalan, pembangunan drainase, serta peningkatan fasilitas publik yang dinilai mendesak bagi kebutuhan warga.
Ronny PL Tobing menegaskan, dana ratusan miliar rupiah tersebut diarahkan untuk memastikan akses transportasi semakin lancar sekaligus mengurangi potensi genangan dan banjir melalui sistem drainase yang lebih optimal. “Kami ingin memastikan mobilitas warga lancar dengan jalan yang mulus dan meminimalisir risiko banjir melalui sistem drainase yang lebih baik. Ini semua demi kemajuan Kota Bengkulu yang kita cintai,” ujar Ronny di hadapan masyarakat, Rabu (4/3/6).
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengawal jalannya pembangunan agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana. Menurutnya, keberhasilan Infrastruktur Kota Bengkulu tidak lepas dari dukungan publik. “Jadi kami Pemerintah Kota Bengkulu sekali lagi memohon doa dan bantuan agar roda pemerintahan diberi kemudahan dan kelancaran. Mari kita bersama-sama maju, agar warga kotanya sejahtera, kotanya maju, dan kita semua bahagia,” tambahnya.
Komitmen terhadap pembangunan infrastruktur telah ditegaskan sejak awal tahun kedua kepemimpinan Dedy–Ronny. Dalam dialog Momentum 1 Tahun Kinerja di Kantor Tribun Bengkulu, Jumat (20/2/2026), Dedy menyampaikan optimisme bahwa arah pembangunan kota semakin jelas, terutama pada sektor infrastruktur dan penataan kawasan.
Menurut Dedy, kebutuhan akses jalan terus meningkat seiring pertumbuhan perumahan baru. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah kota membangun 77 link jalan serta memasang lampu penerangan di sejumlah titik. Selain itu, penanganan banjir juga dilakukan melalui pembangunan jembatan di Kelurahan Kebun Tebeng dengan anggaran Rp3,5 miliar dari pergeseran anggaran, serta pembangunan jembatan di kawasan Pekan Sabtu untuk memperlancar akses dan memperbaiki drainase.
Pemerintah kota juga menata sejumlah kawasan publik, termasuk pembangunan Belungguk Point di Jalan S. Parman sebagai ikon baru kota, serta pembenahan Pasar Baru Koto, Kampung Cina, Pasar Minggu, dan Pasar Panorama agar lebih tertata dan bersih.
Melalui alokasi Rp200 miliar pada tahun ini, pemerintah berharap percepatan Infrastruktur Kota Bengkulu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperbaiki konektivitas antarwilayah, serta menghadirkan lingkungan perkotaan yang lebih modern dan nyaman bagi masyarakat.















