Holding Perkebunan Nusantara (PTPN) Raih Transformasi Bisnis

Mohammad Abdul Ghani, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero), mengumumkan bahwa kerugian yang ditimbulkan oleh perusahaan selama periode 2015-2020 berhasil dikompensasi oleh keuntungan yang diraih dalam tiga tahun terakhir. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan tertulisnya pada hari Minggu, 29 Oktober 2023.
Menurut Ghani, salah satu faktor utama yang mendukung keberhasilan ini adalah peningkatan kinerja operasional kelapa sawit, salah satu komoditas utama dalam portofolio PTPN Group. Pada tahun ini, produktivitas tandan buah segar (TBS) mencapai 22,12 ton per hektare, yang menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 21,69 ton per hektare. Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam produksi crude palm oil (CPO).
“Produktivitas CPO di tahun ini mencapai sekitar 5,13 ton per hektare, sedangkan pada tahun sebelumnya hanya mencapai 4,96 ton per hektare,” ungkapnya dilangsir Detik Finance.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa PTPN Group telah sukses melakukan peningkatan kinerja operasional dan efisiensi yang signifikan dalam bisnis perkebunan kelapa sawit, yang berdampak positif pada hasil keuangan perusahaan. Hal ini juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam beradaptasi dengan perubahan pasar dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi negara.
Ghani juga menekankan bahwa pemenuhan kewajiban terhadap kreditur terus berjalan dengan baik. PTPN Group menjunjung tinggi integritas dalam hubungan bisnisnya dan berkomitmen untuk memastikan semua kewajiban finansial kepada pihak kreditur tetap terpenuhi dengan baik.




