Geng Motor Bengkulu Diungkap, Mayoritas Pelaku Masih Pelajar

Bengkulu – Geng Motor Bengkulu kembali menjadi perhatian aparat keamanan setelah kepolisian mengidentifikasi dan mengamankan sejumlah oknum yang terlibat aktivitas meresahkan di wilayah Kota Bengkulu. Dari hasil pendalaman, sebagian besar...

Geng Motor Bengkulu Diungkap, Mayoritas Pelaku Masih Pelajar Kejadian
Geng Motor Bengkulu Diungkap, Mayoritas Pelaku Masih Pelajar (foto: dok pemkot bkl)
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Bengkulu – Geng Motor Bengkulu kembali menjadi perhatian aparat keamanan setelah kepolisian mengidentifikasi dan mengamankan sejumlah oknum yang terlibat aktivitas meresahkan di wilayah Kota Bengkulu. Dari hasil pendalaman, sebagian besar pihak yang diamankan diketahui masih berstatus sebagai pelajar.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat menyampaikan bahwa penanganan Geng Motor Bengkulu tidak hanya berfokus pada penegakan hukum semata. Menurutnya, langkah pencegahan sejak dini dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk menekan potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.

“Penting bagi kita untuk melakukan pencegahan sejak dini. Ini memerlukan kerja sama terpadu antara kepolisian, pemerintah daerah mulai dari tingkat Camat hingga Lurah, serta unsur pengamanan di tingkat desa/kelurahan seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga meluruskan isu yang sempat berkembang di masyarakat terkait dugaan bentrokan fisik. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman antarwarga yang kemudian disalahartikan sebagai aksi Geng Motor Bengkulu.

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Rahmad Hidayat juga meminta peran aktif orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam kelompok yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Sementara itu, Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu Letkol Inf Condro Edi Wibowo menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga kondusivitas wilayah dari berbagai potensi gangguan, termasuk fenomena Geng Motor Bengkulu. Pernyataan tersebut disampaikan usai rapat koordinasi bersama Wali Kota, Kapolresta, dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

Letkol Inf Condro menekankan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat RT dan RW hingga aparat keamanan di kelurahan. Ia menyebut optimalisasi CCTV di titik rawan, peningkatan penerangan jalan, serta penguatan komunikasi antar Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat wilayah sebagai langkah strategis.

Ia juga menyoroti pentingnya pola patroli gabungan yang tidak mudah terbaca oleh pihak-pihak yang berniat melakukan gangguan. “Jika kita laksanakan secara rutin, jadwal kita akan terbaca oleh mereka. Namun, jika kita lakukan secara acak (random) dan sewaktu-waktu didukung dengan pemantauan CCTV, kita bisa lebih cepat mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menimbulkan masalah,” ujar Letkol Inf Condro.

Dengan sinergi antara Polresta Bengkulu, Kodim 0407/Kota Bengkulu, pemerintah daerah, dan masyarakat, penanganan Geng Motor Bengkulu diharapkan mampu menjaga Kota Bengkulu tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

Follow WhatsApp Group repoeblik.com untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *