5 Des 2025 21:26 - 2 menit membaca

Pak Presiden! Kembalikan Status Hutan Lindung Bukit Sanggul

Bagikan

Bengkulu – LSM Akar Global Inisiatif mendesak pemerintah segera mengembalikan status Hutan Lindung Bukit Sanggul di Kabupaten Seluma yang sebelumnya telah berubah menjadi hutan produksi. Desakan ini mencuat menyusul bencana besar yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pengembalian status kawasan tersebut dinilai penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya bencana serupa di wilayah hutan Provinsi Bengkulu.

Direktur Akar Global Inisiatif Bengkulu, Erwin Basrin, SH, menegaskan bahwa banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera tidak bisa dipandang sebagai bencana alam biasa. Menurutnya, musibah tersebut menjadi bukti betapa rapuhnya kondisi ekologis di Pulau Sumatera.

Karena itu, Erwin mendesak pemerintah segera mengambil langkah untuk memulihkan fungsi hutan Bukit Sanggul. Ia mengingatkan bahwa kawasan tersebut dulunya berstatus Hutan Lindung sebelum kemudian berubah menjadi hutan produksi dan berproses menjadi wilayah izin penambangan emas.

Alaku

“Banjir dan longsor ini tidak terjadi begitu saja. Ini adalah konsekuensi langsung dari hilangnya tutupan hutan di hulu sungai dan kebijakan yang membiarkan eksploitasi tanpa kendali,” ujar Erwin, Jumat (5/12/25).

Ia juga menyampaikan bahwa data WALHI dan JPIK menunjukkan jutaan hektare hutan hilang akibat izin konsesi tambang, perkebunan sawit, dan pembangunan infrastruktur sepanjang 2016–2025.

“Tanah kehilangan daya serap, sungai kehilangan keseimbangan, dan masyarakat yang akhirnya menanggung risikonya,” tegas Erwin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *