Bengkulu – Suhu panas di Kota Bengkulu meningkat tajam mencapai rata-rata 33 hingga 34°C pada Minggu, 27 Oktober. Fenomena ini dijelaskan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Fatmawati Bengkulu yang mencatat lonjakan suhu sejak tiga hari terakhir dengan kenaikan sekitar 2 hingga 3°C dari suhu normal.
Biasanya, suhu di Kota Bengkulu berkisar antara 24 hingga 31°C dengan kecepatan angin ringan, yaitu 2 km/jam dari arah barat daya. Namun, Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menyebut kurangnya pembentukan awan di siang hari menyebabkan paparan sinar matahari langsung ke permukaan bumi tanpa hambatan, sehingga membuat suhu siang hari terasa lebih terik.
“Kondisi ini menyebabkan sinar matahari tidak terhalang awan di atmosfer, yang berdampak pada suhu panas siang hari di luar ruangan,” ujar Andri sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia.
Andri menambahkan, beberapa wilayah di Indonesia, terutama bagian selatan ekuator, kini berada dalam periode peralihan musim menuju kemarau. Menurutnya, kondisi cuaca cerah dan berawan akan terus mendominasi sebagian besar wilayah, termasuk Sumatera, dalam beberapa hari ke depan.