Puasa Isra Miraj 27 Rajab: Hukum, Niat, dan Tata Caranya
Daftar Isi:
Jika seseorang lupa membaca niat pada malam harinya, maka niat dapat dibaca pada pagi hari hingga sebelum tergelincirnya matahari dengan bacaan:
“Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati yaumil itsnaini lillâhi ta’âlâ.”
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Senin ini karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Puasa Rajab
“Nawaitu shauma syahri rajaba sunnatan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Saya berniat puasa bulan Rajab, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Melaksanakan Puasa Sunnah
Agar mendapatkan keutamaan dari puasa sunnah pada tanggal 27 Rajab, berikut tata cara yang perlu diperhatikan:
- Niat
Niat puasa harus dilakukan sejak malam hari, namun diperbolehkan pada pagi hari jika terlupa. - Makan Sahur
Makan sahur sangat dianjurkan dan sebaiknya dilakukan menjelang masuk waktu subuh. - Menahan Diri
Umat muslim harus menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang dapat membatalkan puasa seperti berkata kotor dan berbuat dosa. - Menjaga Diri
Selain menahan diri dari hal yang membatalkan puasa, juga perlu menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa. - Menyegerakan Berbuka
Berbuka puasa sebaiknya dilakukan segera ketika waktu magrib tiba.
Demikian penjelasan terkait puasa Isra Miraj 27 Rajab. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi panduan bagi umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa sunnah.






