Seluma – PT Sandabi Indah Lestari (SIL) membantu perbaikan jalan penghubung Desa Tanjung Agung dan Desa Talang Tinggi, Kabupaten Seluma, Bengkulu, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan tersebut diberikan setelah usulan perbaikan diajukan pihak desa bersama anggota DPRD Kabupaten Seluma, Riko Afranadi, pada September 2026 menyusul kondisi jalan yang rusak parah dan menghambat mobilitas warga.
Riko mengatakan, pengajuan bantuan kepada perusahaan dilakukan untuk merespons kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang layak. Jalan tersebut menjadi jalur penghubung yang digunakan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami bersama pihak desa mengajukan proposal kepada PT SIL pada September lalu. Kami berharap ada bantuan untuk memperbaiki jalan lintas Tanjung Agung menuju Talang Tinggi, karena kondisinya sudah rusak parah dan sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Riko.
Menurutnya, kerusakan jalan telah menyulitkan akses transportasi masyarakat sehingga diperlukan upaya untuk membantu penanganannya. Pemerintah desa bersama dirinya kemudian berinisiatif menyampaikan permohonan dukungan kepada PT SIL melalui program CSR.
Setelah menerima pengajuan tersebut, PT SIL memberikan bantuan untuk mendukung perbaikan jalan. Pengerjaan berlangsung selama empat hari.
Riko mengapresiasi dukungan perusahaan yang dinilai dapat membantu menjawab kebutuhan warga, terutama dalam memperbaiki akses penghubung antardesa. Ia berharap hasil perbaikan tersebut dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan memperlancar berbagai aktivitas sehari-hari.
Ia juga menilai kolaborasi antara pemerintah desa, anggota legislatif, dan pihak swasta diperlukan untuk membantu mengatasi persoalan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat.
Melalui bantuan CSR tersebut, akses jalan Tanjung Agung–Talang Tinggi diharapkan dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Perbaikan ini juga diharapkan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada jalur penghubung tersebut.
Riko berharap peningkatan kualitas infrastruktur desa dapat terus menjadi perhatian bersama agar kebutuhan akses transportasi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.







