Scroll untuk baca artikel
Alaku
Alaku
Alaku
Alaku
News

Penyebab Mengapa Air Mata Asin dan Fungsinya

×

Penyebab Mengapa Air Mata Asin dan Fungsinya

Sebarkan artikel ini
Penyebab Mengapa Air Mata Asin dan Fungsinya
Penyebab Mengapa Air Mata Asin dan Fungsinya - foto dok Klik mata utama

Mungkin kalian pernah tak sengaja merasakan Air Mata Asin saat menangis bukan. Dan tak diragukan lagi, Kenapa air mata itu terasa asin di mulut?

Ternyata, air mata & keringat merupakan air yang berasal dari air tubuh yang mengandung sejumlah elektrolit (ion garam), sehingga memberikan rasa khas yang asin.

Melansir dari situs WebMD, air mata hampir terdiri secara keseluruhan mengandung sekitar 98% air dan hanya sekitar 2% yang berkontribusi dalam membuat rasa asin.

Tapi dengan, kandungan 2% ini melibatkan berbagai komponen penting, termasuk minyak, garam, serta lebih dari 1.500 jenis protein yang membantu menjaga fungsi serta kesehatan mata.

Adanya Kandungan Elektrolit
Mata manusia mengandung elektrolit dalam bentuk cairan seperti air mata. Air mata mengandung elektrolit seperti natrium, kalium, klorida, dan bikarbonat. Elektrolit ini membantu menjaga keseimbangan kimiawi dan fungsi normal mata, termasuk menjaga keseimbangan pH dan tekanan osmotik mata.

Bagaimana Air Mata Terbentuk?
Air mata terbentuk melalui proses yang melibatkan beberapa komponen mata. Ada tiga jenis air mata: air mata basal, refleks, dan emosional.

• Air Mata Basal: Ini adalah jenis air mata yang ada di mata Anda secara terus-menerus untuk menjaga mata tetap lembab dan nyaman. Kelenjar air mata basal terletak di sekitar mata dan menghasilkan cairan yang melumasi permukaan mata.

• Air Mata Refleks: Air mata ini muncul sebagai respons terhadap rangsangan seperti debu, asap, atau cahaya terlalu terang. Ini adalah upaya tubuh untuk membersihkan mata dari iritasi.

• Air Mata Emosional: Air mata ini muncul sebagai respons terhadap emosi seperti kebahagiaan, kesedihan, atau stres. Sistem saraf otonom memainkan peran dalam merangsang produksi air mata ini.

Proses terbentuknya air mata melibatkan kelenjar lakrimal di sudut dalam mata yang menghasilkan cairan air mata. Ketika mata mengalami iritasi atau rangsangan, sinyal dikirim melalui sistem saraf ke kelenjar lakrimal untuk meningkatkan produksi air mata. Air mata kemudian dialirkan ke permukaan mata dan terdistribusi saat berkedip.

Secara umum, air mata adalah mekanisme penting untuk menjaga kesehatan mata dan melindunginya dari iritasi dan infeksi.

Mengeluarkan air mata memiliki beberapa fungsi penting bagi kesehatan mata dan kenyamanan tubuh secara umum. Beberapa fungsi utama air mata

1. Melumasi Mata:
Air mata basal yang diproduksi secara terus-menerus oleh kelenjar lakrimal membantu menjaga mata tetap lembab dan nyaman. Ini mencegah mata menjadi kering dan merasa tidak nyaman.

2. Membersihkan Mata:
Air mata mengandung enzim dan protein yang membantu membersihkan mata dari partikel-partikel kecil seperti debu, serbuk sari, dan benda-benda asing lainnya yang bisa masuk ke mata.

3. Perlindungan:
Air mata refleks, yang diproduksi sebagai respons terhadap iritasi atau rangsangan, membantu melindungi mata dari benda-benda yang dapat merusaknya, seperti asap, debu, atau cahaya terlalu terang.

4. Mengandung Zat Penting:
Air mata mengandung protein dan faktor pertumbuhan yang penting untuk menjaga kesehatan permukaan mata dan mendorong penyembuhan jika terjadi luka atau iritasi ringan.

5. Mengurangi Fungsi Bakteri:
Air mata mengandung enzim antibakteri yang membantu melawan pertumbuhan bakteri di permukaan mata.

6. Ekspresi Emosi:
Air Mata Asin emosional terbentuk sebagai respons terhadap emosi, seperti kesedihan, kebahagiaan, atau stres. Ini merupakan bagian penting dari ekspresi emosi manusia dan dapat membantu mengatasi perasaan.

Jadi, meskipun Air Mata Asin sering dikaitkan dengan tangisan akibat emosi, mereka memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata dan memberikan kenyamanan pada mata dan tubuh manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *