Dedy Wahyudi Siapkan Playground Mini dan Air Mancur di Smart City, Wajah Bengkulu Dipoles Ramah Anak
Taman Smart City di bundaran simpang lima Bengkulu (dok:ist)

Dedy Wahyudi Siapkan Playground Mini dan Air Mancur di Smart City, Wajah Bengkulu Dipoles Ramah Anak

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mulai menata ulang kawasan Taman Smart City di bundaran simpang lima sebagai ruang publik ramah anak, lengkap dengan playground mini hingga air mancur berlampu.

Penataan yang direncanakan berjalan tahun ini itu disebut menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus menghadirkan ruang bermain gratis bagi masyarakat.

“Untuk Smart City ini konsepnya kita akan buat taman air mancur, kemudian juga playground mini,” kata Dedy saat diwawancarai belum lama ini.

Ia menjelaskan, fasilitas bermain anak akan dilengkapi beragam wahana seperti perosotan, terowongan, dan ayunan. Konsep tersebut dirancang agar taman menjadi ruang publik yang lebih inklusif bagi keluarga.

“Di sini ada pelosotan, ada terowongan, ada ayunan. Sehingga taman kita ini ramah terhadap anak,” ujarnya.

Selain itu, air mancur yang akan dibangun disebut menjadi yang pertama di Provinsi Bengkulu dengan konsep pencahayaan lampu, sehingga diharapkan menambah daya tarik kawasan tersebut, terutama pada malam hari.

Dedy memastikan anggaran untuk proyek penataan taman tersebut telah disiapkan. Fokus utama pemerintah kota, kata dia, adalah menciptakan kenyamanan bagi masyarakat.

“Ketika punya anak, mungkin anaknya mau main, ada tempat yang gratis. Itu yang kita siapkan,” ucapnya.

Di sisi lain, Pemkot Bengkulu juga mendorong penguatan sektor pariwisata, khususnya di kawasan Pantai Panjang. Dedy meminta dukungan berbagai pihak, termasuk perbankan, untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas wisata.

Salah satu yang disasar adalah pembangunan gazebo gratis bagi pengunjung. Sebelumnya, fasilitas serupa telah dibangun melalui dana CSR PT Indomarco.

Kini, sejumlah perbankan mulai dilibatkan. Dedy menyebut Bank Indonesia telah menyatakan komitmen membangun 10 gazebo, disusul Bank Bengkulu sebanyak 20 unit, serta Bank Mandiri dan Bank BSI yang masing-masing diminta menyediakan 10 gazebo.

“Jadi kami tidak minta uang tunai, tapi kami minta bantu bangun gazebo. Ini bentuk partisipasi bersama untuk memajukan pariwisata Bengkulu,” kata Dedy.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *