26 Penumpang KM Prima Sentosa Selamat, Pelindo Kerahkan Kapal Tunda di Perairan Bengkulu

Bengkulu – Sebanyak 26 orang di atas kapal KM Prima Sentosa yang terbakar di perairan Bengkulu berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, Jumat (16/10/2026) malam. Dalam penanganan darurat tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Bengkulu mengerahkan kapal tunda TB Bunga Raflesia, mendirikan posko di Kampung Bahari, serta menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung kelancaran operasi penyelamatan.
Pelindo bergerak setelah menerima informasi mengenai kebakaran kapal tersebut. Perusahaan kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengerahkan sumber daya yang tersedia untuk membantu proses pencarian dan pertolongan di laut serta penanganan di darat.
General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan keterlibatan perusahaan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penyelamatan dan keselamatan manusia dalam situasi darurat.
“Kami dari Pelindo Regional 2 Bengkulu mendukung penuh proses evakuasi KM Prima Sentosa. Kami mengerahkan Kapal Tunda TB Bunga Raflesia, mendirikan posko di Bahari, serta memberikan dukungan logistik untuk membantu proses evakuasi,” ujar Dimas.
Selain membantu operasi di perairan melalui pengerahan kapal tunda, Pelindo menyiapkan posko di kawasan Kampung Bahari untuk mendukung penanganan darurat. Dukungan tersebut juga mencakup pemenuhan kebutuhan logistik selama proses evakuasi berlangsung.
Menurut Dimas, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kecelakaan kapal. Karena itu, koordinasi dengan berbagai instansi terkait terus dilakukan agar operasi kemanusiaan dapat berjalan dengan baik.
Pengerahan armada dan penyediaan posko menjadi bagian dari upaya Pelindo mendukung penanganan insiden tersebut. Perusahaan juga memastikan dukungan sumber daya dan logistik diarahkan untuk membantu kelancaran proses evakuasi.
Keberhasilan mengevakuasi 26 orang dalam keadaan selamat menjadi kabar penting dalam insiden kebakaran KM Prima Sentosa di perairan Bengkulu. Pelindo Regional 2 Bengkulu menyatakan akan terus mendukung koordinasi penanganan darurat hingga seluruh rangkaian operasi selesai.







