Alaku

Di sisi internasional, Indeks Dolar AS, atau yang lebih dikenal dengan DXY, menguat ke level 106,60. DXY adalah sebuah indeks yang mengukur pergerakan dolar Amerika Serikat terhadap enam mata uang negara utama lainnya, termasuk euro, yen Jepang, pound sterling, dolar Kanada, Krona Swedia, dan Franc Swiss. Penguatan DXY menunjukkan kekuatan dolar AS relatif terhadap mata uang-mata uang utama tersebut.

Pergerakan mata uang dan yield SBN menjadi indikator penting dalam evaluasi kondisi ekonomi dan pasar keuangan nasional. Kondisi ini mempengaruhi berbagai aspek ekonomi termasuk impor, ekspor, dan arus modal. Selain itu, penguatan DXY juga dapat mempengaruhi daya beli dan kestabilan mata uang nasional.

Pada pagi hari Jumat, 13 Oktober 2023, berbagai pergerakan penting terjadi di pasar keuangan Indonesia dan dunia. Yield US Treasury (UST) dengan tenor 10 tahun turun ke level 4,697%. UST, atau US Treasury Note, adalah surat utang negara yang dikeluarkan oleh pemerintah Amerika Serikat dengan tenor antara 1 hingga 10 tahun. Pergerakan yield UST menjadi indikator penting dalam dinamika keuangan global.

Sementara itu, mata uang Rupiah dibuka pada level (bid) Rp 15.720 per Dolar AS pada pagi hari Jumat. Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS memiliki dampak yang signifikan pada sektor ekspor dan impor, serta investasi dalam negeri. Kondisi ini mencerminkan pergerakan pasar valuta asing di Indonesia dan global.

Yield Surat Berharga Negara (SBN) dengan tenor 10 tahun naik ke level 6,82%. Yield SBN adalah indikator yang mempengaruhi suku bunga domestik dan bisa memengaruhi biaya pinjaman bagi pemerintah dan sektor swasta. Kenaikan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk permintaan investor terhadap instrumen keuangan jangka panjang.

1 2 3

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan