Menghargai Momen Berbuka dengan Doa dan Sunnah Rasulullah
Menghargai Momen Berbuka dengan Doa dan Sunnah Rasulullah / ilustrasi buka puasa / freepik

Menghargai Momen Berbuka dengan Doa dan Sunnah Rasulullah

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Jakarta – Buka puasa merupakan momen penting yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam setelah menjalani ibadah puasa dari fajar hingga maghrib. Tidak hanya sekedar menghilangkan rasa lapar dan dahaga, momen berbuka juga diisi dengan doa sebagai ekspresi rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan.

Doa Buka Puasa Menurut Sunnah

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar mengutip beberapa hadits yang mengajarkan doa-doa yang dibaca Rasulullah SAW saat berbuka. Salah satunya adalah:

Alaku

Arab: ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.” (HR Abu Dawud)

Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan doa lain saat berbuka yang diriwayatkan oleh Muadz bin Zuhrah:

Arab: اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Latin: Allahumma laka sumtu wa ‘ala rizqika aftartu.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku puasa dan atas rezeki-Mu aku berbuka.”

Sunnah Berbuka Puasa

Menyegerakan berbuka puasa saat adzan maghrib berkumandang adalah sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Menurut Said Hawwa dalam buku Al-Islam, segera berbuka bukan hanya menunjukkan kepatuhan terhadap sunnah tetapi juga merupakan bentuk kasih sayang yang diajarkan oleh Nabi.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW berkata:

Arab: لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Artinya: “Manusia selalu dalam keadaan baik selama mereka segera berbuka (bila waktunya telah tiba).” (HR Bukhari)

Bacaan Doa Menjelang Buka Puasa

Beberapa menit menjelang berbuka adalah waktu mustajab untuk berdoa. Doa yang sering dipanjatkan adalah:

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْئٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

Latin: Allahumma inni as’aluka birahmatika allati wasi’at kulla sya’i an taghfira lii

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau mengampuni aku.”

Momen berbuka puasa tidak hanya memuaskan kebutuhan fisik tetapi juga menguatkan spiritual umat Islam melalui doa dan sunnah Nabi. Ini adalah saat menghargai dan merenungkan setiap nikmat yang Allah berikan selama bulan suci Ramadan.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *