Gerakan One Day One Juz Digaungkan Pemkot Bengkulu Selama Ramadan
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi (foto:ist)

Gerakan One Day One Juz Digaungkan Pemkot Bengkulu Selama Ramadan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Upaya memperkuat karakter religius masyarakat kembali digencarkan Pemerintah Kota Bengkulu selama bulan suci Ramadan melalui gerakan One Day One Juz. Program ini diarahkan untuk mendorong umat Muslim mengkhatamkan Al-Qur’an setiap hari sebagai bagian dari penguatan nilai keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa gerakan One Day One Juz bukan sekadar imbauan simbolik, melainkan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat. Seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) diminta terlibat aktif, sekaligus mengajak warga ikut menyemarakkan One Day One Juz di lingkungan masing-masing.

Alaku

“Ini adalah langkah mulia di bulan penuh berkah. Kami dari Pemerintah Kota akan berpartisipasi aktif dalam kegiatan One Day One Juz untuk mengkhatamkan Al-Quran dalam sehari dengan melibatkan seluruh jajaran OPD hingga masyarakat luas,” ujarnya, Rabu (18/2/26).

Dedy menjelaskan, target khatam Al-Qur’an harian melalui One Day One Juz akan lebih mudah tercapai apabila dilaksanakan secara kolektif. Partisipasi dapat dimulai dari rumah, kantor pemerintahan, hingga kantor kelurahan, sehingga syiar Ramadan terasa merata di seluruh wilayah Kota Bengkulu.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan One Day One Juz telah menjadi agenda rutin setiap Ramadan. Pemerintah kota berharap dukungan tidak hanya datang dari unsur pemerintahan, tetapi juga dari para pemangku kepentingan dan pihak swasta agar semangat membaca Al-Qur’an semakin meluas.

“Alhamdulillah, program ini sudah lama berjalan setiap ramadan. Harapan kita, seluruh stakeholder dan pihak swasta juga ikut menggaungkan syiar ini,” tambahnya.

Selain ajakan membaca Al-Qur’an, Wali Kota Bengkulu juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat dan aparatur sipil negara, baik PNS maupun PPPK, yang merasa belum lancar mengaji. Ia meminta agar One Day One Juz tidak dijadikan beban, melainkan motivasi untuk terus belajar.

“Belajar itu proses, kalau sering dibaca lama-kelamaan akan lancar. Jangan malu untuk memulai,” pesan Dedy Wahyudi.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *