Di Balik Pidato Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB
Catatan Zacky Antony
PIDATO Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, AS pada 23 September 2025, mendapat perhatian dari para pemimpin dunia.
Orasi Prabowo menarik dari segi substansi. Dan berbeda dari segi gaya. Disampaikan penuh semangat dan berapi-api. Tangannya berkali-kali memukul podium. Dunia terhentak dan kaget. Siapa orang berpeci ini?
Suasana sidang Majelis Umum PBB hari itu diwarnai banyak tepuk tangan. Dan standing ovation di akhir pidato. Ketegangan yang sempat menyeruak saat pidato Donald Trump, berubah cair kembali.
Prabowo menyampaikan pidato urutan ketiga setelah Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva dan Presiden AS, Donald Trump. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berpidato setelah Prabowo.
Tak kurang dua tokoh antagonis di sidang PBB kali ini, Presiden Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu, merespon Pidato Prabowo. Trump memuji Prabowo sudah melakukan pekerjaan besar.
“Pidato yang hebat. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan mengetukkan tangan di meja itu. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa,” uji Trump kepada Prabowo langsung saat Multilateral Meeting on The Middle East disela-sela sidang MU PBB.





