Lubuklinggau – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lubuk Linggau nomor urut 02, H. Rachmat Hidayat (Yoppy Karim) dan H. Rustam Effendi, menggelar kampanye blusukan di Ulu Malus, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara 1 pada Jumat malam, 1 November 2024. Kehadiran mereka disambut antusias oleh masyarakat setempat yang mendengarkan langsung program-program yang dijanjikan untuk Ulu Malus.
Dalam blusukan ini, Yoppy Karim menjelaskan maksud dan tujuannya maju bersama Rustam Effendi di Pilkada Lubuk Linggau. Ia mengajak warga untuk cermat dalam memilih pemimpin dan waspada terhadap janji-janji kosong yang hanya membuat masyarakat menjadi korban politik. Yoppy menyoroti keterlambatan pembangunan di Ulu Malus yang, menurutnya, sudah lama terabaikan meski wilayah ini bagian dari Kota Lubuk Linggau.
Komitmen Mekarkan Ulu Malus dan Memperbaiki Infrastruktur
Calon Wali Kota dengan tagline “Linggau Juara” ini juga menyampaikan tekadnya untuk memperjuangkan pemekaran Ulu Malus menjadi kelurahan sendiri. Menurut Yoppy, jumlah penduduk yang semakin padat, yang mencakup RT.06, RT.07, RT.08, dan RT.08 Sumber Agung (Talang Mandur), sudah memenuhi syarat untuk menjadi sebuah kelurahan. Pemekaran ini, lanjutnya, akan memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi di kantor kelurahan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Tidak hanya itu, Yoppy juga berjanji untuk membangun tower sinyal di Ulu Malus, mengatasi daerah yang masih menjadi “blank spot” akibat lemahnya sinyal. Kurangnya akses komunikasi, terutama saat cuaca buruk atau mati lampu, menjadi perhatian Yoppy untuk diperbaiki agar masyarakat dapat berkomunikasi dengan lancar.
Pembangunan Tanpa Diskriminasi
Yoppy menegaskan bahwa jika terpilih, pembangunan akan dilaksanakan secara merata tanpa ada diskriminasi atau pilih kasih. “Kedepan, jangan ada lagi pilih-pilih dalam membangun, harus disama ratakan, jangan menganaktirikan,” tegasnya.
Melalui program-program yang dijanjikannya, pasangan Yoppy Karim dan Rustam Effendi berharap dapat membawa perubahan yang nyata bagi Ulu Malus dan seluruh wilayah Lubuk Linggau.





