Bengkulu – Menonton video pendek seperti reels di media sosial kini semakin populer, namun tahukah kamu bahwa kebiasaan ini bisa berdampak negatif pada kesehatan otak? Studi terbaru mengungkapkan efek merugikan nonton video reels secara berlebihan.
Dampak Negatif pada Fungsi Kognitif
Penelitian yang dipublikasikan di Frontiers pada 27 Juni 2024 mengidentifikasi dampak negatif dari menonton video pendek terhadap fungsi perhatian dan pengendalian diri. Peneliti dari Zhejiang University dan Hangzhou City University menganalisis data electroencephalogram (EEG) dari 48 peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa kecanduan video reels dapat menyebabkan gangguan perhatian dan menurunnya kontrol eksekutif di area frontal otak.
Menurut penelitian tersebut, pengguna video pendek yang sering menonton mengalami penurunan kemampuan konsentrasi dan pengendalian diri. Ini karena video reels sering kali memberikan rangsangan yang cepat dan konstan, yang dapat mengganggu kemampuan otak untuk fokus pada tugas-tugas jangka panjang.
Dampak pada Anak-anak
Dr. Julie Albright dari University of Southern California (USC) mengingatkan bahwa video reels dapat mempengaruhi anak-anak dengan cara yang sama. Kecanduan video pendek dapat mengganggu rentang perhatian anak-anak, mempengaruhi kemampuan mereka untuk terlibat dalam aktivitas yang memerlukan konsentrasi lebih lama, serta memengaruhi keterampilan sosial dan akademis mereka.
“Penggunaan aplikasi seperti TikTok, yang sering menampilkan video reels, dapat menyebabkan serangan dopamin yang memperkuat kebiasaan menonton, yang berpotensi menghambat perkembangan jangka panjang,” kata Dr. Albright.
Langkah Pencegahan
Para ahli menyarankan agar orang tua dan pemerintah mengambil tindakan untuk mengatur dan memantau penggunaan media sosial di kalangan anak-anak. Penting untuk menetapkan batasan waktu, termasuk nonton video reels dan mendorong aktivitas lain yang mendukung konsentrasi dan keterampilan sosial.