Lubuk Linggau – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, memimpin rapat penyusunan laporan evaluasi kinerja kepala daerah dan wakil kepala daerah di Ruang Rapat Lantai 3 Pemkot Lubuk Linggau, Selasa (16/9/25).
Dalam arahannya, Rachmat menekankan pentingnya pembentukan tim evaluasi yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Tim ini nantinya akan masuk dalam Satgas ProSN (Program Strategis Nasional).
“Evaluasi kinerja kepala daerah mencakup sejumlah program prioritas, di antaranya penanganan kemiskinan ekstrem, sekolah rakyat, program kesehatan untuk semua, pembangunan 3 juta rumah, ketahanan pangan, hingga makan bergizi gratis,” tegasnya.
Selain itu, laporan evaluasi juga akan menyoroti percepatan perluasan akses pendidikan, pemberian seragam sekolah gratis, pengendalian inflasi, pembentukan koperasi Merah Putih di 72 kelurahan, hingga kemudahan perizinan.
Rachmat mengungkapkan sebagian besar program sudah berjalan, meski ada yang belum terealisasi. “Program sekolah rakyat hingga kini belum terlaksana. Kita juga akan membentuk Satgas Pengawasan MBG agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi di daerah lain,” jelasnya.
Sementara itu, Kabag Pemerintahan, Ira Dwi Ariyati, menyebutkan bahwa laporan evaluasi akan disampaikan langsung ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Laporan evaluasi ini dilakukan tatap muka sekali dalam setahun di Inspektorat Jenderal Kemendagri. Tim akan mengawal 6 program, 10 kegiatan, 44 sub-kegiatan dengan 99 indikator,” paparnya.
Menurut Ira, isu yang menjadi sorotan utama adalah penanganan kemiskinan ekstrem dan pengendalian inflasi. “Penyampaian laporan evaluasi tatap muka kemungkinan dilakukan Januari 2026,” tambahnya.
Rapat tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota H Rustam Effendi, Sekda H Trisko Defriyansa, serta jajaran OPD Pemkot Lubuk Linggau.







