Yudha Dorong Kader KAMMI Bengkulu Tembus Kampus, Targetkan Lahir Rektor Unib
Keluarga Alumni KAMMI Provinsi Bengkulu menjadikan peringatan Milad ke-28 KAMMI sebagai momentum konsolidasi gerakan melalui agenda Halal Bihalal yang mempertemukan kader lintas generasi di Kota Bengkulu, Minggu (5/4/26)(dok:ist)

Yudha Dorong Kader KAMMI Bengkulu Tembus Kampus, Targetkan Lahir Rektor Unib

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

BengkuluKeluarga Alumni KAMMI Provinsi Bengkulu menjadikan peringatan Milad ke-28 KAMMI sebagai momentum konsolidasi gerakan melalui agenda Halal Bihalal yang mempertemukan kader lintas generasi di Kota Bengkulu, Minggu (5/4/26). Dalam forum itu, isu penguatan kaderisasi hingga dorongan melahirkan tokoh strategis menjadi sorotan utama.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Nasional KA KAMMI, Yudha A. Wiranegara, menegaskan harapan agar Bengkulu tidak hanya aktif dalam gerakan organisasi, tetapi juga mampu melahirkan figur berpengaruh di level nasional. Ia secara khusus menyinggung pentingnya menyiapkan kader yang bisa menembus ruang-ruang strategis, termasuk dunia akademik.

“Kami berharap Bengkulu mampu melahirkan tokoh strategis, termasuk di dunia akademik. Target kita ke depan, harus ada kader yang mampu menjadi rektor Universitas Bengkulu,” ujar Yudha dalam sambutannya.

Pernyataan itu mengemuka di tengah suasana Halal Bihalal yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Agenda tersebut dihadiri unsur Pengurus Wilayah KAMMI Bengkulu, Pengurus Daerah KAMMI Kota Bengkulu, serta gabungan pengurus komisariat se-Kota Bengkulu.

Sejumlah tokoh alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang juga tampak hadir memberi dukungan. Di antaranya Ketua KA KAMMI Bengkulu yang juga Wakil Rektor III Universitas Bengkulu Prof. Agustin Zarkani, tokoh Muhammadiyah Bengkulu Maltano, pengusaha travel umroh Bim Wisata Simbuldin, advokat senior Beni Ridho, tokoh politik Sujono, hingga tokoh sosial Pak Yok.

Di sisi lain, Ketua PW KAMMI Bengkulu Ricki Pratama menyoroti tantangan internal yang dihadapi gerakan mahasiswa saat ini. Menurutnya, penurunan kualitas pengkaderan dan menguatnya pengaruh politik praktis menjadi persoalan yang harus segera direspons secara serius.

Ia menilai penguatan basis organisasi tidak bisa hanya berhenti pada semangat, tetapi harus ditopang fasilitas yang memadai. “Kita membutuhkan sekret sebagai pusat aktivitas bersama. Tanpa itu, konsolidasi akan sulit dilakukan secara optimal,” kata Ricki.

Sementara itu, Prof. Agustin Zarkani mengingatkan pentingnya menjaga soliditas antara kader aktif dan alumni. Ia menekankan bahwa perjalanan panjang KAMMI hingga usia ke-28 merupakan hasil kontribusi banyak pihak yang harus terus dirawat dengan peningkatan kualitas sumber daya kader.

“KAMMI hari ini adalah hasil dari perjalanan panjang yang mungkin dulu tidak kita bayangkan. Mari terus tingkatkan kompetensi dan peran kita masing-masing,” tutur Agustin.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi. Momen itu sekaligus menjadi refleksi bersama bagi kader dan alumni untuk memperkuat peran KAMMI dalam menjawab tantangan sosial, keumatan, dan kebangsaan ke depan.

Kehadiran Ketua PD KAMMI Kota Bengkulu Kemas Aguwon bersama jajaran pengurus turut menambah semarak acara. Halal Bihalal dan Milad ke-28 KAMMI Bengkulu pun menjadi titik awal penguatan ukhuwah sekaligus penegasan arah gerakan di tengah tantangan zaman.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *