Bengkulu – Di tengah anomali cuaca, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh melalui olahraga rutin dan konsumsi makanan bergizi. Langkah ini penting untuk menghindari penyebaran penyakit tuberkulosis (TBC) yang menjadi ancaman kesehatan masyarakat.
Masyarakat juga diminta memastikan rumah mereka memiliki sirkulasi udara yang baik dan mendapatkan paparan sinar matahari. Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Joni Haryadi Tabrani, menekankan bahwa lingkungan lembap tanpa cahaya matahari menjadi tempat ideal bagi bakteri TBC untuk berkembang biak.
Cuaca Berperan dalam Penyebaran TBC
Menurut Joni, cuaca ekstrem, seperti suhu panas yang disertai angin kencang, dapat memengaruhi penyebaran TBC. “Saat penderita TBC batuk, partikel kecil dapat terbawa angin dan menyebar ke orang lain,” jelasnya.
Karena itu, penderita TBC diwajibkan menggunakan masker untuk mencegah penularan. Dinkes juga terus mengadakan sosialisasi dan penyuluhan agar masyarakat lebih waspada terhadap risiko penyakit ini.
Pentingnya Kepatuhan pada Pengobatan
Bagi pasien positif TBC, Dinkes mengimbau agar mematuhi pengobatan dengan minum obat secara teratur. Kepatuhan terhadap terapi sangat penting untuk memastikan kesembuhan dan mencegah penyebaran lebih lanjut.
“Jika ada warga yang mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan atau penurunan berat badan, segera periksakan diri ke puskesmas terdekat,” tambah Joni.
Deteksi dini dan pengobatan yang tepat tidak hanya mencegah komplikasi tetapi juga membantu meminimalkan risiko penyebaran penyakit di masyarakat.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi dampak penyakit TBC, terutama di musim cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.





