Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu terus tancap gas membenahi wajah kota. Salah satu fokus utamanya adalah revitalisasi Pasar Barukoto I dan II, yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025. Proyek ini menjadi bagian dari program 100 Hari Kerja Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny Tobing.
Revitalisasi tersebut kini telah memasuki tahap lelang dan dijadwalkan mulai pembangunan fisik pada bulan Juni. Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan, proyek ini bukan hanya perbaikan infrastruktur, tetapi juga upaya menghidupkan kembali kawasan Kota Lama yang kaya sejarah dan potensi ekonomi.
“Pasar Barukoto akan kita sulap jadi pasar yang lebih modern, terang, bersih, dan parkirannya juga kita perluas agar pengunjung makin nyaman,” ujar Dedy, Kamis (17/4/25). Ia juga mengunggah desain revitalisasi tersebut melalui akun media sosial pribadinya agar masyarakat bisa ikut memantau progresnya.
Untuk mendukung proyek ini, Pemkot Bengkulu mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,6 miliar, dengan rincian Rp2,8 miliar untuk Barukoto I dan Rp4,8 miliar untuk Barukoto II. Revitalisasi ini akan memperbaiki bangunan yang sempat terbakar, menata ulang area kuliner, serta menambahkan fasilitas publik seperti air bersih, tempat pembuangan sampah, dan WC umum agar pasar menjadi lebih higienis dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang.
Tak hanya Barukoto, Pemkot juga akan menata ulang kawasan Kampung Cina dan Mess Pemda, yang direncanakan akan difungsikan sebagai Kantor Wali Kota. Menurut Dedy, semua ini adalah bagian dari skema besar menghidupkan kembali jantung ekonomi Kota Lama yang menghubungkan Barukoto–Kampung Cina–Benteng Marlborough sebagai kawasan wisata dan perdagangan terpadu.
“Kami memulainya dari Barukoto, kemudian Pasar Minggu, lalu Pasar Panorama. Semua kita benahi secara bertahap,” lanjut Dedy.
Dengan wajah baru yang lebih tertata dan modern, revitalisasi Barukoto diharapkan akan menarik lebih banyak pengunjung dan pelaku usaha, serta mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di pusat kota.
“Jika Barukoto hidup kembali, maka ekonomi rakyat pun bergerak. Inilah Bengkulu Juara yang kita bangun bersama,” tutup Dedy optimistis.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, memastikan bahwa proses pembangunan akan langsung dimulai begitu dokumen perencanaan rampung. “Insya Allah tahun ini kita mulai renovasi. Area yang sempat terbakar akan difungsikan kembali untuk pedagang kuliner dan kita pastikan fasilitasnya lebih lengkap dari sebelumnya,” tegasnya, Kamis (24/4/25).





