Wabup Seluma Pimpin Rakor Darurat, OPD Diminta Siaga Hadapi Ancaman Banjir
Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, memimpin rapat koordinasi tanggap darurat bencana banjir di ruang rapat Bupati Seluma, Senin (6/4/2026)(dok:pemkabseluma)

Wabup Seluma Pimpin Rakor Darurat, OPD Diminta Siaga Hadapi Ancaman Banjir

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Seluma – Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, memimpin rapat koordinasi tanggap darurat bencana banjir di ruang rapat Bupati Seluma, Senin (6/4/2026), menyusul tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Seluma dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan seluruh instansi terkait siaga menghadapi potensi banjir.

Rapat tersebut digelar sebagai langkah antisipasi atas kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana di sejumlah wilayah. Dalam rakor itu, Gustianto menekankan bahwa kesiapsiagaan lintas sektor harus diperkuat agar penanganan darurat bisa dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Wabup didampingi Asisten Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Seluma. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis turut dilibatkan, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dalam arahannya, Gustianto meminta seluruh OPD terkait tidak menunggu situasi memburuk untuk bertindak. Ia menegaskan, koordinasi lapangan harus diperkuat sejak dini mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Kita harus siap siaga menghadapi potensi banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Saya minta seluruh OPD terkait untuk bergerak cepat, meningkatkan koordinasi, serta memastikan langkah-langkah penanganan darurat dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran,” ujar Gustianto.

Ia menambahkan, keberhasilan penanganan bencana sangat bergantung pada kesiapan personel, logistik, dan sarana pendukung yang dimiliki masing-masing instansi. Karena itu, seluruh kebutuhan dasar penanganan diminta dipastikan tersedia sebelum kondisi darurat benar-benar terjadi.

“Melalui rakor ini, kita ingin memastikan kesiapsiagaan semua pihak, baik dari sisi personel, logistik, maupun peralatan. Penanganan harus dilakukan secara terpadu agar dampak bencana dapat diminimalisir,” katanya.

Rakor tersebut juga menjadi forum untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam merespons potensi banjir. Pemerintah Kabupaten Seluma ingin memastikan skema penanganan tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi antar-OPD agar respons di lapangan lebih efektif.

Di sisi lain, keterlibatan OPD seperti Dinas PUPR, Dinas Sosial, hingga Dinas Kesehatan menunjukkan fokus pemerintah tidak hanya pada evakuasi, tetapi juga pada pemulihan akses, distribusi bantuan, pelayanan kesehatan, serta perlindungan kebutuhan dasar masyarakat jika banjir benar-benar terjadi.

Pemerintah daerah menegaskan, seluruh instansi terkait harus tetap siaga dan terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi wilayah rawan. Dengan kesiapan sejak awal, dampak banjir diharapkan bisa ditekan dan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang banyak menyoroti kabar daerah, peristiwa harian, dan isu-isu lokal dengan tetap mengedepankan verifikasi sumber serta ketepatan informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *