Turun Jadi 6,7 Persen Tahun 2024, Wawali Bengkulu Targetkan Zero Stunting dengan Program MBG
Turun Jadi 6,7 Persen Tahun 2024, Wawali Bengkulu Targetkan Zero Stunting dengan Program MBG / foto Wakil Walikota Bengkulu Ronny PL Tobing, S.H.

Turun Jadi 6,7 Persen Tahun 2024, Wawali Bengkulu Targetkan Zero Stunting dengan Program MBG

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, optimis Kota Bengkulu bisa mencapai target Zero Stunting. Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menekan angka stunting, bahkan hingga menyentuh angka satu digit atau idealnya nol persen.

“Ke depan, Pemerintah Kota akan terus mengupayakan agar kasus stunting bisa ditekan sampai benar-benar tidak ada lagi,” ujar Ronny, Kamis (24/4/2025).

Optimisme itu bukan tanpa dasar. Pada tahun 2024, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu mencatat pencapaian membanggakan. Berdasarkan data terbaru, angka stunting berhasil ditekan secara signifikan dari 12,9 persen menjadi 6,7 persen.

Capaian ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak dan penguatan program strategis. Apalagi di tahun 2025, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diyakini mampu mencetak generasi Bengkulu yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Senada dengan Ronny, Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu, Dewi Dharma, menyampaikan bahwa penurunan stunting adalah buah dari sinergi bersama pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait.

“Ini bukan sekadar mengejar angka, tapi bagian dari tanggung jawab kita semua untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa berbagai upaya terintegrasi terus dilakukan, mulai dari penyuluhan kesehatan, pemberian asupan gizi tambahan, hingga edukasi kepada keluarga yang berisiko stunting.

“Kita targetkan angka stunting bisa terus turun menjadi 4%, dan tentu harapan besarnya adalah Zero Stunting,” tegas Dewi.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kebijakan pembangunan sumber daya manusia di Kota Bengkulu mulai menunjukkan hasil konkret dan berkelanjutan. Pencapaian penurunan angka stunting dari 12,9 persen menjadi 6,7 persen di akhir 2024 menjadi tonggak penting yang menegaskan arah kebijakan yang tepat dan komitmen kuat seluruh stakeholder.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *