Total Adegan Dalam Rekontruksi Pembacokan Adik Kandung Bupati Muratara
Total Adegan Dalam Rekontruksi Pembacokan Adik Kandung Bupati Muratara - Foto Dok Berita Satu

Total Adegan dalam Rekontruksi Pembacokan Adik Kandung Bupati Muratara

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Muratara, Alaku News – Rekonstruksi peristiwa tragis pembacokan yang menewaskan M Abdi, adik kandung Bupati Muratara Devi Suhartoni, kembali digelar hari ini, Selasa, 10 Oktober 2023, di halaman Gedung Subdit 3 Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Kejadian yang mengguncang Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini terjadi pada malam tanggal 5 September 2023.

Dalam rekonstruksi yang digelar oleh penyidik Unit 3 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, sedikitnya 29 adegan dari kejadian tragis tersebut diperagakan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat berkas perkara dan mengungkapkan kronologi peristiwa yang sebenarnya.

Tersangka dalam pembacokan brutal terhadap M Abadi adalah adik kakak korban, yakni Arwandi alias Arwan (28 tahun) dan Ariyansyah (35 tahun). Keduanya telah ditangkap oleh aparat kepolisian setelah peristiwa tragis tersebut dan kini menjalani proses hukum.

Ketika berbicara tentang rekonstruksi tersebut, Kepala Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kombes Pol. Darmawan, mengungkapkan, “Rekonstruksi ini adalah langkah penting dalam penyelidikan kasus ini. Kami berharap melalui rekonstruksi ini, kami dapat lebih memahami bagaimana peristiwa ini terjadi dan menemukan bukti yang kuat untuk mendukung kasus ini di pengadilan.”

Menurut saksi mata yang hadir dalam rekonstruksi, peristiwa pembacokan itu terjadi dalam situasi yang tegang dan penuh emosi. Rekonstruksi mencoba menyoroti berbagai elemen, termasuk motif di balik pembacokan tersebut, posisi korban dan tersangka pada saat kejadian, serta pergerakan mereka sebelum dan setelah tragedi berdarah tersebut.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *