Tokoh Masyarakat dan Pedagang Kompak Dukung Revitalisasi Taman di Area Terminal Kepahiang
Tokoh Masyarakat dan Pedagang Kompak Dukung Revitalisasi Taman di Area Terminal Kepahiang

Tokoh Masyarakat dan Pedagang Kompak Dukung Revitalisasi Taman di Area Terminal Kepahiang

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Kepahiang – Rencana revitalisasi taman dan penataan kawasan terminal di sekitar Terminal Kepahiang mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Tokoh masyarakat, pedagang, hingga pejabat daerah kompak menyuarakan dukungannya demi menciptakan kawasan kota yang lebih tertib, nyaman, dan representatif.

Salah satu tokoh masyarakat Kepahiang, Mus Mulyadi, atau yang akrab disapa Mus, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas pemerintah daerah. Menurutnya, revitalisasi ini sudah sangat diperlukan mengingat kondisi terminal dan area sekitarnya yang selama ini terkesan semrawut dan kurang terawat.

“Kami mendukung penuh. Ini langkah bagus dari Bupati dan Wakil Bupati serta jajaran. Penataan ini tidak hanya membuat Kepahiang lebih rapi, tapi juga meningkatkan kenyamanan untuk semua, baik pedagang maupun pengunjung,” ujar Mus kepada awak media, Senin (28/4/2025).

Senada dengan itu, para pedagang yang selama ini berjualan di sekitar terminal juga menunjukkan sikap positif terhadap rencana ini. Wanti (60 tahun), salah satu pedagang yang mengaku telah berjualan sejak tahun 1976, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap gebrakan tersebut.

“Baru kali ini ada pemimpin yang tegas untuk kebaikan bersama. Saya mendukung penataan ini, asal kami para pedagang juga tetap diberikan tempat yang layak setelah revitalisasi selesai,” ucap Wanti.

Sebagaimana diketahui, pemerintah daerah Kepahiang melalui Bupati Zurdi Nata telah memutuskan untuk melakukan revitalisasi Terminal Kepahiang, termasuk penataan taman Santoso yang berada di kawasan tersebut. Melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang, Hartono, pemerintah menegaskan bahwa pedagang akan ditempatkan di lokasi khusus dan parkir kendaraan akan diatur lebih rapi sesuai dengan fungsi terminal sebenarnya.

“Terminal ini harus dikembalikan ke fungsi aslinya sebagai tempat pemberhentian kendaraan umum. Pedagang dan parkir akan kita tata dengan lebih baik,” terang Hartono usai rapat bersama DPRD dan puluhan pedagang, beberapa waktu lalu.

Meski sempat terjadi sedikit penolakan dari sebagian pedagang buah yang khawatir kehilangan tempat usaha, pemerintah daerah terus melakukan pendekatan persuasif dan sosialisasi. Para pedagang diimbau untuk mengosongkan area terminal hingga akhir April 2025 agar proses penataan bisa berjalan lancar.

Sementara itu, dukungan juga datang dari Dinas Perhubungan Kabupaten Kepahiang. Kadishub, Febrian Hendra, S.Sos, memastikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh instruksi kepala daerah.

“Kami siap mengikuti instruksi Bupati. Tanggal 30 April nanti semua sudah kita persiapkan untuk membantu kelancaran revitalisasi,” tegas Febrian.

Revitalisasi ini sekaligus menandai berakhirnya masa penggunaan Hak Guna Bangun (HGB) bagi para pedagang yang telah habis masa berlakunya sejak 2016 dan tidak lagi diperpanjang. Hartono meminta para pedagang bersabar dan percaya bahwa hasil dari revitalisasi ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Kepahiang.

Dengan semangat gotong royong antara pemerintah, pedagang, dan tokoh masyarakat, diharapkan wajah baru Terminal dan Pasar Kepahiang segera terwujud, menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih tertib, modern, dan nyaman.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *