Ganjar juga mengungkapkan betapa santai dan menghiburnya obrolan di meja makan. “Asyik-asyik, kita ketawa-ketawa. Ngomongnya enteng-enteng, nggak berat-berat kok tadi. Ngomong makanan banyak ‘kelihatannya pada ini ya seger-seger ya’ gitu, sudah keliling ke mana saja gitu, kelihatannya kok ada yang tambah gemuk, ada yang tambah kurus gitu,” tuturnya.
Salah satu momen menarik dalam pertemuan itu adalah ketika Ganjar mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto tidak makan nasi, melainkan menyantap lontong. “Tadi ternyata ada yang nggak makan nasi tapi makan lontong, itu Pak Prabowo,” kata Ganjar, disambut oleh tawa Prabowo.
Sementara itu, Anies Baswedan disebutnya tidak makan nasi dan membawa porang. “Ada yang nggak makan nasi, ganti makan. Nggak ada nasinya tadi. Biasanya bawa porang,” ujar Ganjar, sambil mengungkapkan bahwa dirinya sendiri banyak makan nasi dalam jamuan makan siang tersebut, seiring dengan pujian kepada masakan yang disajikan, “Saya makan nasi banyak tadi sama Pak Presiden dan makanannya enak,” pungkas Ganjar.
Tanggapan Anies Baswedan
Usai makan bersama di Istana Kepresidenan pada Senin (30/10/2023), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pesan khusus kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjaga netralitas dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Anies mengatakan bahwa ia dan koleganya sering menerima pesan dari masyarakat yang sangat peduli terhadap Jokowi, yang menekankan pentingnya menjaga netralitas dalam konteks pemilu mendatang.




