Jakarta, repoeblik.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Presiden terpilih Prabowo Subianto yang memprioritaskan renovasi puluhan ribu gedung sekolah di seluruh Indonesia. Dalam langkah strategisnya, Prabowo meminta Kementerian Keuangan untuk menganggarkan dana khusus guna memperbaiki dan meremajakan fasilitas pendidikan yang ada.
Menurut Sultan, kebijakan ini mencerminkan komitmen Prabowo terhadap pengembangan sumber daya manusia, terutama dalam sektor pendidikan. Fasilitas pendidikan yang memadai adalah salah satu elemen penting yang sering dikeluhkan oleh pengelola sekolah di berbagai daerah. Sultan menilai langkah ini akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.
“Kami mengapresiasi dan respect terhadap political will Pak Prabowo sebagai presiden terpilih pada isu pendidikan dan pengembangan SDM di daerah. Untuk menghasilkan SDM yang berkualitas, tentu harus ditunjang dengan fasilitas pendidikan yang memadai dan aman,” ujar Sultan dalam keterangan resminya pada Rabu, 28 Agustus 2024.
Sultan berharap bahwa anggaran yang dialokasikan ini akan meningkatkan motivasi pemerintah daerah untuk lebih fokus pada pengembangan lembaga pendidikan, baik itu sekolah dasar maupun menengah. Dia menekankan bahwa dengan adanya anggaran ini, diharapkan tidak ada lagi kewajiban kontribusi dari orang tua murid untuk biaya pembangunan gedung sekolah.
“Selama ini kami menemukan banyak lembaga pendidikan, terutama sekolah negeri, yang masih memberlakukan pungutan untuk pembangunan gedung sekolah. Jika gedung sekolah rusak, bagaimana dengan fasilitas lainnya?” tanya Sultan, menyoroti masalah yang sering terjadi di lapangan.
Lebih jauh, Sultan mengungkapkan harapannya agar pemerintah tidak hanya fokus pada renovasi gedung, tetapi juga memperhatikan fasilitas pendidikan lainnya seperti teknologi komputer dan akses internet. Banyak sekolah dasar dan menengah yang masih kekurangan laboratorium komputer, padahal teknologi ini sangat penting bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan mereka dan bersaing di era digital.
“Banyak sekali sekolah dasar hingga menengah yang tidak memiliki laboratorium komputer. Padahal peserta didik sangat membutuhkan media dan teknologi pendidikan yang memadai untuk dapat berkembang dan bersaing di era digital,” tegas Sultan.
Dikutip dari laman CNBC Indonesia, Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana melakukan renovasi terhadap puluhan ribu sekolah pada tahun 2025 dengan anggaran sebesar Rp 20,3 triliun yang telah disiapkan dalam RAPBN 2025. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengonfirmasi bahwa revitalisasi sekolah ini telah disetujui dengan alokasi anggaran tersebut dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR RI pada Selasa, 27 Agustus 2024.





