Rejang Lebong – Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong, Hidayatullah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 77 Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan, Senin (8/9/25).
Sidak ini dilakukan menyusul insiden keracunan massal menu MBG di Kabupaten Lebong yang menimpa ratusan pelajar pada akhir Agustus lalu. Kepala Dinas Kesehatan Lebong menyebut insiden pada 27 Agustus 2025 itu melibatkan lebih dari 400 pelajar dan beberapa guru, dengan sebagian besar korban dirawat intensif di RSUD setempat .
Hidayatullah menegaskan bahwa sidak bertujuan memastikan program berjalan aman dan lancar di Rejang Lebong.
“Menu sudah baik, dan kami berharap ke depan tetap konsisten. Yang dikhawatirkan masyarakat adalah jika menu tidak sesuai harapan. Menu memang disiapkan penyedia, tapi sekolah juga perlu membantu distribusi sampai ke kelas. Pastikan anak-anak mencuci tangan sebelum mengonsumsi makanan,” ujarnya.
Kepala SDN 77 Rejang Lebong, Wahyuningsih, SPd, menyebut program MBG telah berjalan sejak akhir Juni 2025 dengan peserta sebanyak 215 siswa.
“Menu bervariasi, anak-anak suka, dan sejauh ini tidak ada keluhan,” jelasnya.
Petugas gizi dari Puskesmas Talang Rimbo Lama, Weni Oktaria, STr Gz, menambahkan bahwa meskipun program berjalan positif, ke depan menu MBG perlu dikemas lebih variatif agar anak-anak tidak bosan.
“Menunya sebaiknya lebih variatif atau dikemas dengan menu kekinian agar anak-anak tidak bosan,” sarannya.
Insiden keracunan di Lebong menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dan SOP yang disiplin dalam pelaksanaan MBG. Sebagai langkah lanjutan, pemantauan dan evaluasi di sekolah-sekolah di Rejang Lebong menjadi sangat krusial agar program tetap aman, efektif, dan memberikan manfaat optimal bagi tumbuh kembang anak didik.





