Bengkulu, Repoeblik – Sebanyak sembilan desa di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah menerima bantuan peralatan dan bangunan tempat pengelolaan sampah reduce, reuse, dan recycle (TPS3R) dari pemerintah provinsi. Tujuh desa di antaranya menerima bantuan tersebut pada tahun 2022, sedangkan dua desa lainnya mendapatkannya pada tahun sebelumnya.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Penelitian Daerah Kabupaten Mukomuko, Gianto, menjelaskan bahwa upaya ini adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. “Dari sembilan desa ini, tujuh desa menerima bangunan TPS3R tahun 2022, sedangkan dua desa pada tahun sebelumnya,” kata Gianto dilangsir Antara News.
Sembilan desa yang menerima bantuan TPS3R ini terletak di berbagai wilayah Kabupaten Mukomuko. Desa-desa tersebut adalah Desa Tunggang, Desa Pulai Payung, Desa Lubuk Pinang, Desa Lubuk Talang, Desa Arga Jaya, Desa Teras Terunjam, Desa Sidodadi, Desa Teluk Bakung, dan Desa Tunggal Jaya. Bantuan ini bertujuan untuk membantu desa-desa tersebut dalam mengelola sampah dengan lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dalam rangka mewujudkan program pengelolaan sampah yang lebih baik, Pemerintah Kabupaten Mukomuko bersama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu telah bekerja sama untuk memberikan bantuan berupa bangunan TPS3R dan peralatan yang diperlukan. Bangunan TPS3R ini akan digunakan sebagai tempat pengelolaan sampah, dengan fokus pada prinsip reduksi (reduce), penggunaan kembali (reuse), dan daur ulang (recycle).
Desa-desa di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah berhasil mengatasi permasalahan sampah di wilayah masing-masing dengan memanfaatkan alat dan bangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R). Sebagai hasil dari prestasi ini, pemerintah daerah telah menetapkan desa-desa tersebut sebagai “Kampung Sanitasi Aman Layak dan Bersih” (SAMANIH).





