Jakarta – Pemerintah melakukan efisiensi terhadap sejumlah kebijakan, termasuk program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG), di tengah upaya penghematan energi dan anggaran akibat dampak konflik di Timur Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, program MBG yang sebelumnya dirancang berjalan penuh kini disesuaikan menjadi lima hari dalam sepekan.
“Program ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama 5 hari dalam seminggu,” ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3/2026).
Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah efisiensi yang diperkirakan mampu menghemat anggaran negara hingga Rp20 triliun.
Meski demikian, pemerintah tetap memberikan pengecualian bagi sejumlah wilayah, seperti daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta wilayah dengan tingkat stunting tinggi.
Airlangga menegaskan, pelaksanaan MBG di wilayah tersebut akan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat agar tujuan program tidak terganggu.
Selain penyesuaian MBG, pemerintah juga menerapkan sejumlah kebijakan lain untuk menekan konsumsi energi, salah satunya penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara setiap Jumat mulai April 2026.
Kebijakan efisiensi juga menyasar penggunaan kendaraan dinas yang dibatasi hingga 50 persen, kecuali untuk operasional penting dan kendaraan listrik.
Di sisi lain, pemerintah mendorong penggunaan transportasi publik guna mengurangi konsumsi bahan bakar minyak.
Pembatasan perjalanan dinas turut diberlakukan, dengan pengurangan hingga 50 persen untuk perjalanan dalam negeri dan 70 persen untuk luar negeri.
Tak hanya itu, sektor swasta juga didorong menyesuaikan pola kerja, termasuk kemungkinan penerapan WFH sesuai karakteristik masing-masing industri.
Airlangga menegaskan, seluruh kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi struktural menuju sistem ekonomi yang lebih efisien di tengah tekanan global.
“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha untuk tetap produktif serta berpartisipasi aktif mendukung efisiensi dan budaya kerja ini,” katanya.





