Seluma – Program Sekolah Laboratorium Pancasila Seluma berpeluang diperluas dalam beberapa tahun ke depan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma mulai menyiapkan rencana penambahan sekolah yang akan menjalankan program penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila tersebut.
Saat ini, Sekolah Laboratorium Pancasila Seluma telah diterapkan di dua satuan pendidikan yang menjadi proyek percontohan, yakni SMPN 6 Seluma dan SDN 16 Seluma. Kedua sekolah tersebut diresmikan sebagai pilot project pada tahun 2025.

Sekolah Laboratorium Pancasila merupakan program inovasi pendidikan yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik. Program ini juga mengintegrasikan 4 Konsensus Dasar Bangsa serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma, Munarwan Syafui, mengatakan perlu sejumlah persiapan sebelum menambah Sekolah Laboratorium Pancasila Seluma, terutama dari sisi pendanaan.

“Ini harus kita sosialisasikan terlebih dahulu karena ada anggaran yang harus dipersiapkan, anggaran itu bisa dari sekolah atau dari dinas pendidikan. Untuk di tahun 2026 ini Kalau memungkinkan kita cuman ada di Dana Alokasi Umum (DAU) dan ini nanti berkemungkinan berkolaborasi dengan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang akan dijadikan project, ” sampainya, Kamis, (5/3/2026).
Menurutnya, apabila pada tahun 2026 belum memungkinkan menambah sekolah yang menjalankan program tersebut, pemerintah daerah menargetkan perluasan Sekolah Laboratorium Pancasila Seluma dapat direalisasikan pada tahun 2027.
Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma masih melakukan pemetaan dan identifikasi terhadap sejumlah sekolah yang dinilai berpotensi untuk dijadikan Sekolah Laboratorium Pancasila.
“Kita identifikasi terlebih dahulu sekolah mana yang berkemungkinan bisa untuk dijadikan sekolah laboratorium pancasila,” tutupnya. (ADV)





