Samsat Desa Bengkulu Tengah resmi beroperasi di KCP Bank Bengkulu, Kecamatan Pondok Kelapa, Ahad (1/3/2025)
Samsat Desa Bengkulu Tengah resmi beroperasi di KCP Bank Bengkulu, Kecamatan Pondok Kelapa, Ahad (1/3/2025)(foto:andre)

Samsat Desa Bengkulu Tengah Resmi Beroperasi, Bayar Pajak Kini Cukup di Kecamatan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu Tengah – Samsat Desa Bengkulu Tengah resmi beroperasi di KCP Bank Bengkulu, Kecamatan Pondok Kelapa, Ahad (1/3/2025), memperluas akses layanan pembayaran pajak kendaraan hingga tingkat kecamatan. Kehadiran fasilitas ini memangkas jarak dan waktu tempuh warga yang sebelumnya harus menuju pusat kota.

Peluncuran Samsat Desa Bengkulu Tengah dilakukan langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan sebagai bagian dari strategi mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. “Cukup di kecamatan, bahkan dekat desa masing-masing,” ujarnya.

Dengan layanan ini, masyarakat cukup mendatangi kantor cabang pembantu Bank Bengkulu di wilayahnya untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan. Proses pelayanan diperkirakan berlangsung singkat, sekitar dua hingga lima menit.

Erwin (30), salah seorang warga, mengaku terbantu karena tidak lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi dan menghabiskan waktu perjalanan jauh ke kota. Ia menilai kehadiran Samsat Desa Bengkulu Tengah membuat urusan administrasi kendaraan menjadi lebih praktis.

Kepala Bapenda Provinsi Bengkulu, Hadiyanto, menyebut konsep layanan dirancang sederhana dan cepat agar mendorong peningkatan kepatuhan pajak masyarakat. Pemerintah berharap kemudahan akses tersebut berdampak pada naiknya penerimaan daerah.

Gubernur Helmi Hasan menegaskan pajak yang dibayarkan warga akan dikembalikan dalam bentuk program pembangunan. Ia mencontohkan peningkatan kualitas jalan serta penyediaan ambulans gratis sebagai wujud manfaat nyata dari kontribusi masyarakat.

Sebelumnya pada hari yang sama, dalam rangkaian Safari Ramadan di Masjid Jami’atul Khair, Taba Penanjung, pemerintah provinsi juga menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur di Bengkulu Tengah. Tahun 2025 dialokasikan Rp158 miliar untuk empat ruas jalan utama, sementara pada 2026 pembangunan Tugu Hiu–Taman Hutan Raya–Simpang Kroya dilanjutkan dengan anggaran Rp12 miliar.

Selain itu, disalurkan 12 ambulans desa dan pemasangan listrik gratis bagi 458 rumah warga kurang mampu, serta bantuan Rp50 juta untuk pembangunan masjid, 10 Al-Qur’an, alat pertanian, kompresor usaha, kepesertaan BPJS Kesehatan, dan Buku Bumi Merah Putih.

Pemerintah optimistis keberadaan Samsat Desa Bengkulu Tengah akan memperkuat penerimaan pajak daerah sekaligus memastikan masyarakat merasakan langsung kemudahan layanan publik di wilayahnya.

Gambar Gravatar
Jurnalis lapangan yang fokus pada pemberitaan daerah dan peristiwa lokal, dengan komitmen menyajikan informasi yang akurat, cepat, dan mudah dipahami pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *