Bengkulu Tengah – Safari Ramadan Bengkulu menjadi momentum penegasan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah penyangga ibu kota provinsi. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan Bengkulu Tengah mendapat prioritas karena posisinya berbatasan langsung dengan Kota Bengkulu dan menjadi jalur strategis mobilitas warga.
Dalam Safari Ramadan Bengkulu yang digelar di Masjid Jami’atul Khair, Taba Penanjung, Ahad (1/3/2025), Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menekankan pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa. Ia menyampaikan, pada 2025 Pemprov Bengkulu mengalokasikan Rp158 miliar untuk perbaikan dan peningkatan empat ruas jalan utama di Bengkulu Tengah.
Rincian anggaran tersebut meliputi pembangunan ruas Tugu Hiu–Simpang Taman Hutan Raya–Simpang Kroya sepanjang 1,22 kilometer dengan dana Rp5 miliar, ruas Lubuk Sini–Batas Bengkulu Utara sepanjang 26,10 kilometer sebesar Rp80 miliar, Padang Betuah–Perbo sepanjang 19,30 kilometer senilai Rp52 miliar, serta Klindang–Susup sepanjang 2,97 kilometer dengan anggaran Rp21 miliar.
Sebelumnya pada hari yang sama, Helmi meninjau langsung progres pembangunan di ruas Padang Betuah–Perbo dan Lubuk Sini–Batas Bengkulu Utara yang telah selesai direkonstruksi. Ia menegaskan pembangunan tersebut merupakan bentuk pengembalian manfaat pajak kepada masyarakat. “Pajak yang dibayarkan masyarakat kita kembalikan dalam bentuk jalan mulus,” ujarnya.
Helmi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar daya tahannya lebih panjang dan manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu lama. Untuk tahun 2026, Pemprov Bengkulu telah menyiapkan lanjutan pembangunan ruas Tugu Hiu–Taman Hutan Raya–Simpang Kroya dengan alokasi Rp12 miliar.
Tak hanya infrastruktur jalan, dalam rangkaian Safari Ramadan Bengkulu pemerintah provinsi turut menyalurkan berbagai bantuan sosial. Sebanyak 12 unit ambulans desa diserahkan, disertai pemasangan listrik gratis untuk 458 rumah warga kurang mampu.
Bantuan juga diberikan kepada pengurus masjid berupa dana pembangunan Rp50 juta, 10 Al-Qur’an, alat pertanian, kompresor usaha, kepesertaan BPJS Kesehatan, serta Buku Bumi Merah Putih.
Kepala Desa Aturan Mimpo II, Alamsyah, menyebut keberadaan jalan yang telah diperbaiki menjadi jalur alternatif penghubung Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara. Ia menilai akses yang semakin lancar berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi terhadap daerahnya. Menurutnya, Safari Ramadan Bengkulu bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan hingga tingkat desa.





