RSKJ Soeprapto Tunjukkan Komitmen Layanan Kesehatan Holistik di Event Tabut Bengkulu 2025
RSKJ Soeprapto membuka layanan kesehatan gratis bagi seluruh pengunjung dalam gelaran Event Tabut Bengkulu 2025, yang berlangsung dari 27 Juni hingga 6 Juli 2025 (Foto: Ardiyanto/repoeblik.com)

RSKJ Soeprapto Tunjukkan Komitmen Layanan Kesehatan Holistik di Event Tabut Bengkulu 2025

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Provinsi Bengkulu Soeprapto kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh bagi masyarakat. Tak hanya fokus pada pasien gangguan jiwa, RSKJ Soeprapto kini hadir dengan layanan medis umum yang lengkap, layaknya rumah sakit umum.

Hal ini dibuktikan lewat partisipasi aktif dalam gelaran Event Tabut Bengkulu 2025, yang berlangsung dari 27 Juni hingga 6 Juli 2025, di mana RSKJ Soeprapto membuka layanan kesehatan gratis bagi seluruh pengunjung.

Layanan Lengkap, Terbuka untuk Semua

Mengusung semangat program “Bantu Rakyat” dari Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, RSKJ Soeprapto menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis yang meliputi:

  • Pemeriksaan kesehatan umum: cek tensi, gula darah, kolesterol, hingga asam urat.
  • Konsultasi psikolog dan psikiater, untuk menjaga kesehatan mental.
  • Layanan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan pendekatan khusus.
  • Konsultasi medis umum bagi keluhan kesehatan fisik.

Partisipasi ini menjadi bukti bahwa RSKJ Soeprapto bukan hanya rumah sakit jiwa, tetapi pusat layanan kesehatan holistik yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat.

Nyaris 900 Pengunjung, Layanan Dapat Apresiasi Tinggi

Selama sepuluh hari event berlangsung, booth RSKJ Soeprapto mencatat kunjungan hampir 900 warga. Antusiasme ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang mudah dijangkau. Banyak pengunjung mengaku puas dengan layanan yang diberikan:

  • Andi (45), Pedagang:
    “Ternyata RSKJ bisa untuk cek kesehatan umum juga. Petugasnya ramah dan hasil pemeriksaannya jelas. Saya jadi lebih tenang ikut merayakan Tabut.”
  • Sinta (38), Ibu Rumah Tangga:
    “Awalnya saya ragu karena stigma rumah sakit jiwa, tapi ternyata pelayanannya lengkap. Konsultasi psikolog dan cek gula darah sekaligus. Dokternya sabar dan menjelaskan dengan baik.”
  • Orang Tua ABK:
    “Anak saya mendapatkan perhatian penuh, baik dari dokter umum maupun psikolog. Saya baru tahu RSKJ punya layanan selengkap ini.”
Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *