Magelang – Para kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk Bupati Seluma, Teddy Rahman, dan Bupati Kaur, Gusril Pausi, menghadiri retreat kepemimpinan yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung selama 8 hari, mulai 21-28 Februari 2025, sebagai bagian dari pembekalan bagi para kepala daerah yang baru dilantik.
Bupati Seluma Antusias Mengikuti Retreat
Retreat ini diawali dengan penyambutan di Rindam IV/DIP. Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE, MM, yang mengenakan seragam loreng ala militer, terlihat bersemangat dalam mengikuti rangkaian kegiatan.
“Mohon doa dari masyarakat Kabupaten Seluma, agar saya dapat mengikuti retreat ini dengan baik hingga selesai,” ujar Teddy Rahman, Jumat (21/2/2025).
Para peserta akan menerima materi teori dan praktik kepemimpinan, yang diselaraskan dengan visi kenegaraan dan program Asta Cita. Pembekalan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan yang efektif dan berpihak kepada rakyat.
Hari Ketiga Retreat, Bupati Kaur Ikut Pembelajaran Hingga Larut Malam
Sementara itu, pada hari ketiga retreat, Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP, bersama kepala daerah lainnya, terus mendapatkan materi strategis untuk meningkatkan kapasitas pemerintahan daerah.
Dengan semangat tinggi, Bupati Kaur mengikuti sesi pembelajaran hingga pukul 21.30 WIB, sebagai bentuk komitmen dalam mengembangkan diri dan memperluas wawasan.
“Pada hari ketiga pembekalan ini, saya bersama para kepala daerah lainnya terus belajar hingga larut malam. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus mengembangkan diri, memperdalam ilmu, dan memperluas wawasan demi kemajuan daerah kita,” ujar Bupati Kaur, Minggu (23/2/2025).
Retreat untuk Membangun Pemimpin Daerah yang Berkualitas
Kegiatan retreat ini dirancang untuk memperkuat jiwa kepemimpinan, membentuk strategi pemerintahan yang inovatif, serta merancang kebijakan berbasis pembangunan berkelanjutan. Para kepala daerah mendapatkan wawasan yang lebih luas terkait tata kelola pemerintahan, hubungan pusat-daerah, serta aspek pertahanan dan keamanan nasional.
Diharapkan, setelah mengikuti retreat ini, para kepala daerah dapat mengimplementasikan pembelajaran yang didapat untuk kemajuan daerah masing-masing.





