Jawa Barat, Repoeblik – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah menegaskan bahwa produksi pangan nasional masih berada dalam kondisi baik, meskipun terpengaruh oleh fenomena cuaca El Nino yang memicu kekeringan dan berpotensi menurunkan kapasitas produksi. Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi saat meninjau panen di Indramayu, Jawa Barat, pada hari Jumat.
“Saya melihat ke bawah untuk memastikan bahwa produksi itu masih baik, tetapi memang turun karena super El-Nino,” kata Presiden Jokowi dilangsir antara news.
Dalam peninjauannya di lapangan, Jokowi juga menyatakan bahwa produksi padi secara nasional masih tetap dalam kategori baik, meskipun terjadi penurunan akibat dampak El Nino. Fenomena El Nino, yang sering kali menyebabkan perubahan pola cuaca ekstrem, telah menjadi perhatian utama di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang sangat bergantung pada sektor pertanian.
Meskipun ada penurunan produksi karena cuaca yang tidak bersahabat, Presiden Jokowi menggarisbawahi bahwa masyarakat tidak perlu merasa khawatir akan ketahanan pangan Indonesia. Ia menekankan bahwa produksi pangan masih terus berlangsung, dan langkah-langkah mitigasi serta strategi ketahanan pangan telah diterapkan untuk mengatasi dampak El Nino.
Pemerintah Indonesia telah mengambil sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan, seperti meningkatkan irigasi, memberikan bantuan teknologi pertanian, dan memastikan alokasi dana yang cukup untuk sektor pertanian. Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk petani, peternak, dan stakeholder terkait, untuk memastikan bahwa produksi pangan tetap berkelanjutan.





