Musi Rawas – Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Agus Susanto, menghadiri Tasyakuran Sedekah Bumi Desa Madang, Kecamatan Sumber Harta, yang digelar pada Jumat (4/7). Dalam kesempatan tersebut, Agus Susanto mengungkapkan bahwa Sedekah Bumi adalah salah satu tradisi adat yang diwariskan turun-temurun oleh nenek moyang, khususnya di wilayah Kabupaten Musi Rawas. Tradisi ini menjadi simbol keharmonisan antara manusia dan alam.
“Sedekah Bumi merupakan wujud rasa syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa, baik dalam hasil panen yang melimpah, kesehatan, maupun kesejahteraan,” ujar Agus Susanto dalam sambutannya.
Menurut Agus, kegiatan ini merupakan bagian dari ritual budaya yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa. Salah satu kegiatan yang digelar dalam rangka Sedekah Bumi adalah pagelaran wayang kulit, sebagai upaya untuk menjaga dan melestarikan tradisi budaya.
“Menjaga tradisi budaya sama halnya dengan melestarikannya agar tidak hilang digerus perkembangan zaman,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, menurut Agus Susanto, akan terus mendukung kegiatan yang berhubungan dengan pelestarian budaya, seperti Sedekah Bumi, serta kegiatan budaya lainnya.
“Saya berharap dengan budaya Sedekah Bumi ini, masyarakat dapat menjaga keharmonisan antar suku, agama, serta dengan alam, dan bersama-sama melestarikan tradisi budaya untuk mewujudkan Musi Rawas MANTAB (Maju, Mandiri, Bermartabat) dan Berkelanjutan,” pungkasnya.





