Bengkulu – Setelah sempat tertunda akibat pelaksanaan Festival Tabut di kawasan Sport Center Pantai Panjang, Pemerintah Kota Bengkulu kembali melanjutkan sosialisasi untuk penataan kawasan wisata Pantai Panjang di area zona dua. Sosialisasi ini difokuskan pada wilayah yang membentang dari belakang Bencoolen Mall hingga Sport Center.
Asisten II, Sehmi, menjelaskan bahwa penataan di zona dua ini diperkirakan lebih mudah dibandingkan dengan penataan di zona satu, mengingat di zona dua terdapat lebih sedikit warung dan pondok. Sebagian besar pedagang di zona ini menggunakan gerobak yang cukup dipindahkan atau digeser tanpa harus dibongkar.
“Kami akan melanjutkan sosialisasi di zona dua dan akan kita teruskan ke zona tiga. Kemarin untuk zona dua terkait adanya Festival Tabut, jadi belum begitu masif. Insya Allah, dalam minggu ini kami akan melanjutkan sosialisasi dan tindakan,” ujar Sehmi.
Sehmi berharap bahwa penataan di zona dua tidak memerlukan pembongkaran oleh petugas Satpol PP, melainkan kesadaran dari pedagang untuk memindahkan atau menggeser gerobak jualan mereka. “Untuk pembongkaran, kami tetap berharap mereka sendiri yang membongkar. Karena di zona dua itu tidak banyak yang harus dibongkar, cukup dipindahkan gerobaknya. Misalnya, memundurkan sedikit gerobaknya atau memajukan. Diperkirakan ada sekitar seratus lebih (gerobak),” jelasnya.





