Rejang Lebong – Senin (18/08/2025), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong resmi melaunching venue paralayang yang terletak di kawasan Puncak Danau Mas Harun Bastari (DMHB). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari, SE, MAP, yang turut mengukuhkan Komite Paralayang Indonesia Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam acara tersebut, Dr. Hendri SSTP, M.Si, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Rejang Lebong, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Komite Paralayang Indonesia Kabupaten Rejang Lebong. Ketua Umum Harian Komite Paralayang Provinsi Bengkulu, Riki Irawan, SSos, M.Si, mengapresiasi langkah Pemkab Rejang Lebong dalam mendukung penuh pengembangan olahraga paralayang di daerah tersebut. “Kami mengapresiasi Pemkab Rejang Lebong yang mendukung penuh pengembangan olahraga paralayang. Dan hari ini Pengurus Komite Paralayang Rejang Lebong telah dikukuhkan,” ungkap Riki.
Riki juga berpesan agar pengurus Komite Paralayang Indonesia Kabupaten Rejang Lebong segera melakukan konsolidasi dan menyusun program kerja yang efektif, serta menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah. Menurutnya, paralayang tidak hanya memiliki potensi prestasi, tetapi juga daya tarik wisata yang dapat mendukung perekonomian masyarakat. “Paralayang ini, selain memiliki potensi dalam bidang prestasi, juga memiliki daya tarik wisata yang mampu mendukung perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Bupati M. Fikri Thobari menyampaikan keyakinannya bahwa paralayang dapat menjadi magnet baru yang menarik wisatawan ke Kabupaten Rejang Lebong. “Selain itu, perekonomian masyarakat meningkat dengan kehadiran banyak wisatawan. Hotel dan penginapan penuh, rumah makan, restoran ramai, begitu pun UMKM akan laris manis,” harap Bupati.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Paralayang Indonesia Kabupaten Rejang Lebong, Dr. Hendri SSTP, M.Si, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyusun program kerja dan merencanakan berbagai event paralayang di Kabupaten Rejang Lebong. “Nanti kita susun untuk event paralayang. Apa akan kita buat setiap satu semester, atau per triwulan,” tandasnya.





