Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu, melalui Dinas Pariwisata, menggelar sosialisasi untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan. Acara yang berlangsung di Balai Kota Merah Putih ini dihadiri oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Dandim 0407 Bengkulu Kolonel Inf. Widi Rahman, dan Kajari Bengkulu Yeni Puspita yang bertindak sebagai narasumber, serta sejumlah pejabat daerah dan pelaku usaha.
Walikota Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kota Bengkulu tengah fokus untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bengkulu melalui dua strategi utama: penyelenggaraan event berskala nasional dan peningkatan kualitas destinasi wisata.
“Ada dua cara mengundang orang datang ke Bengkulu. Pertama, kita adakan event-event nasional di Kota Bengkulu. Kedua, kita percantik lokasi wisata agar semakin menarik,” ujar Dedy.
Selain itu, Dedy menekankan bahwa pihaknya berupaya agar setiap bulan ada event berskala nasional yang diadakan untuk mengangkat nama Bengkulu ke kancah nasional dan internasional.
Dedy juga menyoroti pentingnya peran pelaku usaha, seperti rumah makan dan perhotelan, dalam menunjang sektor pariwisata. Ia berharap pelaku usaha rumah makan memberikan harga yang terjangkau dan pelayanan yang baik. Untuk sektor perhotelan, ia mendorong agar nuansa kedaerahan lebih ditonjolkan. “Seperti di Bali ada ‘udeng’, maka di Bengkulu kita punya ‘kebek palak’. Saya ingin seluruh pelayan hotel mengenakan kebek palak sebagai identitas budaya kita,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya menarik wisatawan, Pemerintah Kota Bengkulu merancang program insentif, termasuk diskon menginap dan hadiah menarik bagi wisatawan yang berbelanja atau makan di restoran lokal. Program ini mencakup pengundian struk pembayaran dari berbagai restoran, dengan hadiah bulanan seperti sepeda listrik dan hadiah utama berupa satu unit rumah senilai Rp170 juta, yang akan diundi pada akhir tahun 2026.
“Kalau orang banyak datang dan berkunjung, maka kota kita akan maju, dan pelaku usaha pun ikut berkembang,” tutup Dedy.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan pelaku usaha, diharapkan Kota Bengkulu dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.





