Bengkulu – Pembangunan Jalan Bengkulu kembali menjadi fokus utama Pemerintah Kota Bengkulu pada tahun anggaran 2026. Pemkot Bengkulu menyiapkan alokasi dana sebesar Rp200 miliar yang secara khusus diperuntukkan bagi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di seluruh wilayah kota, Rabu 7 Januari 2026.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan program unggulan 1.000 Jalan Mulus yang selama ini digulirkan Pemerintah Kota Bengkulu. Pada tahun 2026, sasaran utama pembangunan difokuskan pada ruas jalan lingkungan dan kawasan perumahan yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat akibat kondisi jalan yang rusak dan mengganggu aktivitas harian warga.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan kembali sekitar 200 titik jalan di berbagai wilayah Kota Bengkulu. Ia menyampaikan komitmen tersebut sebagai upaya nyata menjawab keluhan masyarakat terkait infrastruktur dasar.
“Insya Allah, pada tahun 2026 ini kita menargetkan pembangunan kembali di sekitar 200 titik jalan. Harapannya, ke depan tidak ada lagi warga Kota Bengkulu yang harus berhadapan dengan persoalan jalan berlubang,” tegas Dedy Wahyudi.
Menurut Dedy, percepatan pembangunan jalan tidak hanya bersifat sementara, melainkan dirancang sebagai solusi jangka panjang guna memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat. Pembangunan dilakukan dengan standar kualitas yang diharapkan mampu bertahan lama dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Dengan kondisi jalan yang semakin baik, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis mobilitas masyarakat akan berjalan lebih lancar. Akses transportasi yang memadai dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan aktivitas sosial warga di berbagai sektor.
Melalui program pembangunan berkelanjutan ini, Pemkot Bengkulu berupaya mewujudkan lingkungan perkotaan yang tertata, nyaman, dan layak huni. Pembangunan Jalan Bengkulu menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara bertahap dari tahun ke tahun.





