Bengkulu – Musyawarah Daerah (Musda) pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bengkulu yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari 2026, dikabarkan mengalami penundaan.
Hingga kini, penyebab pasti penundaan Musda pemilihan Ketua DPD Golkar Kota Bengkulu tersebut belum diketahui secara jelas. Kondisi ini pun memunculkan berbagai pertanyaan di tengah publik dan kader partai.
Padahal, tahapan pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Kota Bengkulu telah dibuka sejak Selasa, 10 Februari 2026. Tercatat, tiga nama telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua, yakni Yudi Darmawansyah, Mardensi, dan Rodi.
“Infonya ditunda Musda, tapi belum tahu penyebabnya apa,” ujar salah satu sumber valid media ini, Sabtu (14/2/2026).
Terkait informasi penundaan tersebut, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pengurus DPD Golkar Kota Bengkulu. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi guna memastikan kebenaran informasi tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Musda pemilihan Ketua DPD Golkar Kota Bengkulu telah ditetapkan akan dilaksanakan pada 15 Februari 2026. Penjadwalan itu merupakan tindak lanjut dari surat instruksi DPD Golkar Provinsi Bengkulu yang dikirimkan kepada DPD Golkar Kota Bengkulu pada 4 Februari 2026.
“Setelah menerima surat dari DPD Golkar Provinsi Bengkulu tentang instruksi penetapan waktu pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Kota Bengkulu tahun 2026, maka DPD Golkar Kota Bengkulu menetapkan jadwal Musda pada tanggal 15 Februari 2026,” ujar Sekretaris DPD Golkar Kota Bengkulu Antonio Imanda, Senin (9/2/2026) lalu.





