Bengkulu – DPW BAMAGNAS Provinsi Bengkulu menyiapkan Retret Merah Putih ASN Kristen sebagai program pembinaan rutin bagi aparatur sipil negara (ASN) Kristiani di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, dengan pola kegiatan bulanan dan triwulanan.
Ketua DPW BAMAGNAS Provinsi Bengkulu Moses Sinaga, S.Th., M.M. mengatakan, program itu dirancang untuk memperkuat mental, spiritual, sekaligus etos kerja ASN Kristen agar selaras dengan semangat pelayanan publik dan agenda pemerintahan daerah.
“Kalau di ASN Kristen, itu ada dua jenis kegiatan,” kata Sinaga saat diwawancarai, Jumat (3/4/2026).
Ia menjelaskan, bentuk pertama adalah persekutuan doa ASN Kristen yang akan digelar setiap awal bulan. Forum ini diposisikan sebagai ruang pembinaan mental dan spiritual agar ASN Kristiani memiliki karakter kerja yang lebih kuat dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.
Sementara itu, kegiatan kedua berupa retret yang dijadwalkan berlangsung setiap tiga bulan sekali. Menurut Sinaga, retret tersebut akan disusun dengan tema dan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan serta agenda pemerintah daerah.
“Retret ini baik tempat dan materi itu disesuaikan dengan kebutuhan dan tema-tema agenda pemerintah, sehingga menunjang optimisme dan semangat teman-teman ASN,” ujarnya.
Ia menegaskan, retret tidak akan dibatasi hanya pada pendekatan keagamaan. BAMAGNAS membuka peluang keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pembicara lain yang dinilai memiliki kapasitas untuk memberikan penguatan terkait etos kerja, integritas, hingga semangat pelayanan.
“Pematerinya juga tidak harus pendeta, bisa melibatkan OPD yang berkapasitas atau pembicara-pembicara yang punya kompetensi dalam memberikan wajangan tentang etos kerja dan sebagainya,” kata Sinaga.
Menurut dia, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kekompakan ASN Kristiani di seluruh lingkungan kerja pemerintah provinsi. BAMAGNAS ingin para ASN dapat membangun kebersamaan, mengurangi ego sektoral, dan lebih solid dalam mendukung visi-misi gubernur melalui kerja di masing-masing OPD.
Di sisi lain, retret juga diharapkan berdampak pada peningkatan disiplin dan integritas aparatur. Sinaga menilai, penguatan karakter menjadi bagian penting untuk mencegah penyalahgunaan wewenang sekaligus mempercepat jalannya pembangunan di berbagai sektor.
Ia menyebut sasaran akhirnya adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan pembinaan yang berjalan berkala, ASN Kristiani diharapkan tampil lebih responsif, sigap, dan produktif dalam menjalankan fungsi birokrasi.
“Tujuannya supaya seluruh ASN Kristiani yang ada di Provinsi Bengkulu memberikan pelayanan kinerja yang lebih baik, lebih cepat, lebih tangkas, lebih gercep,” ujar dia.
BAMAGNAS berharap Retret Merah Putih ASN Kristen tidak hanya memperkuat sisi spiritual peserta, tetapi juga memberi dampak langsung pada percepatan kinerja pemerintahan, termasuk di sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.





