MMI Bengkulu dalami Visi Misi Paslon terkait Isu Disabilitas lewat Diskusi
Perkumpulan Mitra Masyarakat Inklusi Bengkulu menggelar pertemuan tatap muka dengan pasangan calon (paslon) Walikota Bengkulu dalam rangkaian Pilkada Serentak 2024 pada Minggu (17/11/2024). Kegiatan ini turut dihadiri lintas organisasi dan komunitas disabilitas untuk menyampaikan aspirasi terkait permasalahan yang dihadapi penyandang disabilitas di Kota Bengkulu.
“Kami ingin melihat sejauh mana komitmen para calon dalam mengangkat isu disabilitas. Apakah mereka menganggap ini sebagai isu yang penting atau sekadar formalitas,” ungkap Irna Yuliastuty, Ketua Mitra Masyarakat Inklusi. Dari lima calon yang diundang, empat di antaranya diwakili Liaison Officer (LO), sementara Dani Hamdani menjadi satu-satunya calon yang hadir langsung. Satu paslon lainnya berhalangan hadir.
Dalam pertemuan tersebut, para calon memaparkan program dan rencana mereka untuk mendukung penyandang disabilitas, termasuk peningkatan aksesibilitas fasilitas umum dan dukungan terhadap pengembangan keterampilan.
“Kami merasa undangan ini direspons positif. Dari sini, kami mendapatkan gambaran awal terkait rencana para calon untuk mewujudkan Kota Bengkulu yang lebih inklusif,” tambah Irna.
Sekretaris Nasional Paralimpik Komite, Jang Jaya, menyampaikan apresiasinya atas komitmen yang ditunjukkan. Ia menyoroti pentingnya perhatian terhadap olahraga bagi penyandang disabilitas.
“Harapan kami, siapa pun yang terpilih nanti dapat mendukung pembinaan prestasi olahraga bagi para penyandang disabilitas. Ini bukan hanya soal inklusi, tapi juga tentang kesempatan berprestasi,” ujar Jang Jaya.
Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk mendekatkan para calon kepala daerah dengan komunitas disabilitas. Dengan komitmen yang telah disampaikan, masyarakat berharap kebijakan konkret dapat segera diwujudkan oleh pemimpin terpilih untuk menjadikan Bengkulu sebagai kota ramah disabilitas.




