kondisi jembatan amblas di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Kamis (2/4) (foto:arman)
kondisi jembatan amblas di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Kamis (2/4) (foto:arman)

Mian Tinjau Jembatan Amblas di Air Merah, Helmi Perintahkan Koordinasi Cepat ke PUPR

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Rejang Lebong – Wakil Gubernur Bengkulu Mian turun langsung meninjau jembatan amblas di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Kamis (2/4) siang. Dalam kunjungan itu, Mian segera menghubungi Gubernur Bengkulu Helmi Hasan untuk melaporkan kondisi di lapangan dan meminta arahan penanganan.

Jembatan yang berada di dekat musala setempat itu dilaporkan amblas setelah wilayah Rejang Lebong dilanda banjir beberapa waktu lalu. Kerusakan tersebut kini menjadi perhatian karena berdampak pada akses dan aktivitas warga sekitar.

Mian datang ke lokasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong usai menghadiri agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Curup. Setibanya di lokasi, ia langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan berkoordinasi kepada pimpinan daerah.

“Izin, Pak Gubernur, saya baru selesai membuka Musrenbang di Curup. Saya melihat ada jembatan amblas di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah. Masyarakat meminta arahan dari provinsi, meskipun ini kewenangan kabupaten,” kata Mian saat berkomunikasi melalui sambungan telepon.

Laporan itu langsung direspons Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Dalam percakapan tersebut, Helmi meminta agar penanganan segera dikoordinasikan dengan dinas teknis agar langkah tindak lanjut bisa dipercepat.

“Baik, langsung koordinasikan dengan PUPR, Pak Wakil Gubernur,” ujar Helmi Hasan.

Arahan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah provinsi tetap memberi perhatian terhadap persoalan infrastruktur yang dirasakan masyarakat, meski secara kewenangan berada di tingkat kabupaten. Terlebih, kerusakan jembatan dinilai menyangkut keselamatan dan mobilitas warga.

Di lokasi, warga disebut berharap ada dukungan dan arahan cepat dari pemerintah provinsi agar penanganan tidak berlarut. Keberadaan jembatan itu penting karena menjadi salah satu akses penghubung aktivitas harian masyarakat di kawasan tersebut.

Kondisi jembatan yang amblas akibat terjangan banjir juga memperlihatkan dampak kerusakan infrastruktur pascabencana di Rejang Lebong. Karena itu, koordinasi lintas pemerintah dinilai menjadi langkah penting agar perbaikan dapat segera diproses.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian, Pemerintah Provinsi Bengkulu memang menegaskan komitmen untuk merespons cepat persoalan infrastruktur, terutama yang berdampak langsung terhadap masyarakat hingga ke tingkat desa.

Peninjauan langsung ke Desa Air Merah ini sekaligus mempertegas pola kerja cepat yang kini ingin ditunjukkan pemerintah provinsi. Setelah laporan diterima dan arahan diberikan, perhatian publik kini tertuju pada langkah teknis lanjutan untuk memperbaiki jembatan amblas tersebut agar akses warga segera pulih.

Gambar Gravatar
Jurnalis online yang aktif meliput peristiwa di daerah, mulai dari kebijakan pemerintah, aktivitas masyarakat, hingga kejadian penting yang menjadi perhatian publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *