Bengkulu – Mansyur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar efektivitas penyelenggaraan pemerintahan semakin optimal, Selasa (26/8/25). Salah satu persoalan besar yang kerap muncul adalah kesenjangan antara kebijakan pusat dengan pelaksanaannya di daerah.
“Kita harus memastikan setiap kinerja pemerintah daerah berkorelasi langsung dengan target nasional. Jangan sampai ada jurang antara apa yang diharapkan pusat dengan apa yang dilakukan daerah,” ujar Mansyur saat menjadi pembicara pada kegiatan “Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan” di Mercure Bengkulu.
Menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menyelesaikan tantangan tersebut. Selain itu, optimalisasi sumber daya di Bengkulu juga harus diperhatikan, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, sektor industri, hingga pembangunan infrastruktur.
“Ada beberapa isu yang memerlukan perhatian serius, seperti penanganan kemiskinan, disabilitas, gelandangan, hingga korban bencana. Kebijakan di bidang ini harus lebih terintegrasi agar tidak terkesan terpisah dan mampu memberikan solusi konkret bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Mansyur menilai pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperkuat sisi sosial dan pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi yang baik, pemerintah dapat menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.
“Untuk seluruh jajaran ASN dan pemangku kepentingan, mari jadikan momentum HUT RI ke-80 sebagai titik awal penguatan kolaborasi di berbagai sektor. Semangat kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” tutupnya.





