Kondisi MTs Islamiyah Talang Leak Rusak Berat, Sekolah Swasta Berpeluang Ajukan Revitalisasi

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Lebong – Kondisi bangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Islamiyah Talang Leak, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, semakin memprihatinkan. Gedung sekolah yang menjadi sarana pendidikan bagi puluhan siswa itu mengalami kerusakan berat, namun masih digunakan untuk aktivitas belajar mengajar sehari hari.

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah pusat membuka peluang bagi sekolah swasta untuk mengajukan perbaikan sarana melalui program revitalisasi sekolah. Program ini bertujuan mendorong pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan tanpa membedakan status sekolah negeri maupun swasta.

Direktur Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa sekolah swasta tetap memiliki kesempatan mengikuti program revitalisasi selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Program pendidikan bermutu untuk semua, pilar pertama adalah inklusif, artinya semua dilibatkan dan diberikan program yang sama,” kata Gogot.

Ia menambahkan, sekolah swasta dapat menerima dana atau mengikuti program revitalisasi apabila memang membutuhkan. “Swasta juga bisa menerima dana atau ikut program revitalisasi selama sekolah tersebut membutuhkan, berdasarkan Data Pokok Pendidikan Dapodik atau EMIS serta hasil verifikasi dan validasi,” lanjutnya.

Kondisi MTs Islamiyah Talang Leak disampaikan oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Evi Susila, S Pd, yang mewakili Kepala Madrasah Putri Sakuti, M Pd. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini sekolah belum mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait.

“Memang kondisi sekolah kami ini belum mendapatkan perhatian khusus dari pihak terkait. Saat ini kondisi gedung kami rusak berat,” ujar Evi.

Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah sudah pernah mengajukan usulan perbaikan, namun belum membuahkan hasil. “Usulan sudah pernah kami sampaikan, namun sampai sekarang belum ada tanggapan,” katanya.

Meski berada dalam kondisi bangunan yang tidak layak, MTs Islamiyah Talang Leak masih menjalankan proses pendidikan bagi 33 siswa.

“Kami mempunyai murid sebanyak 33 siswa. Rinciannya, kelas VII satu orang siswa, kelas VIII tujuh orang siswa, dan kelas IX sebanyak 25 siswa,” ujar Evi.

Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan sinergi dari pemerintah daerah serta instansi terkait agar perbaikan sarana pendidikan dapat segera direalisasikan.

“Kami berharap pemerintah daerah, baik Kementerian Agama maupun Dinas Pendidikan, bisa bersinergi bersama sama, bahu membahu membangun sekolah kami seperti sekolah sekolah pada umumnya,” paparnya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat yang menjabat sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ia menilai MTs Islamiyah Talang Leak belum pernah mendapatkan program renovasi.

“Sepengetahuan kami, sekolah swasta jarang mendapat bantuan bangunan. Apalagi MTs Islamiyah Talang Leak memang belum pernah direnovasi, baik dari Kementerian Agama maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia berharap pihak terkait lebih peka terhadap kebutuhan sekolah tersebut. “Semoga pihak pihak terkait memahami dan memperhatikan kebutuhan MTs Islamiyah Talang Leak ke depannya, apalagi pemerintah pusat sudah membuka peluang bagi sekolah swasta untuk mendapatkan anggaran revitalisasi sekolah tahun ini,” tutupnya.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang secara aktif melaporkan perkembangan daerah, peristiwa lokal, dan isu-isu masyarakat dengan penekanan pada akurasi serta kejelasan informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *